a

5 Cara Praktis Menurunkan Biaya Operasional untuk Bisnis UKM

Dalam menjalankan bisnis pada tingkatan usaha kecil menengah, banyak hal yang sangat perlu untuk dijadikan sebuah pertimbangan bagi kalian para pelaku bisnis Indonesia. Apa lagi untuk masalah – masalah sensitif seperti isu finansial yang akan berpengaruh pada keselurhan usaha yang kalian jalankan. Bagi pemilik bisnis UKM yang baru berjalan, harus pandai mengatur keuangan agar usaha tetap dapat berkembang. Salah satu biaya yang wajib dikeluarkan demi kelangsungan bisnis adalah biaya operasional. Sayangnya, biaya operasional ini adalah yang biasanya paling membengkak dibanding biaya-biaya lainnya, seperti biaya air, listrik, BBM, dan sewa. Nah, agar biaya operasional Anda tetap terkontrol, berikut cara menurunkan biaya operasional untuk bisnis UKM Anda.

Membeli Barang Operasional Tak Harus Baru

Nah, untuk memulai sebuah usaha, pelaku bisnis tentunya memerlukan alat-alat atau mesin untuk menunjang bisnis, apalagi untuk Anda yang membuka usaha di bidang produksi makanan atau konveksi. Sebagai pilihan, jika harus membeli alat baru tentunya memerlukan uang yang tidak sedikit. Sebaiknya, Anda menyewa alat tersebut. dengan menyewa alatnya, Anda tidak perlu berpikir tentang perbaikannya jika terjadi kerusakan sehingga biaya operasional pun dapat ditekan.

Teknologi Bisa Membantu Anda Berhemat

Promosi dan pemasaran adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dari bisnis. Jika dulu promosi dan pemasaran masih dilakukan secara tradisional yang mana itu memerlukan biaya seperti mencetak brosur, transportasi, dan lain sebagainya maka sekarang cara itu sudah mulai berubah. Seiring dengan kemajuan teknologi, kegiatan promosi dan pemasaran kini bisa dilakukan secara online. Caranya pun lebih praktis dan tidak buang-buang waktu serta tenaga.

Tidak Perlu Menyewa Tempat di Tengah Kota

Mungkin Anda berpikir agar bisnis Anda laris manis, Anda pun ingin membuka bisnis di tempat yang banyak dijangkau orang. biasanya, tempat ini ada di tengah kota sehingga biaya sewanya pun juga akan semakin mahal. Sebenarnya, cara ini tidak harus Anda lakukan karena Anda bisa menyewa tempat di perbatasan atau pinggiran namun masih bisa dijangkau oleh orang. Harga sewanya juga akan jauh lebih murah. Pastikan akses ke sana juga tidak terlalu susah sehingga pelanggan Anda masih bisa menjangkaunya.

Rekrut Karyawan Sesuai Kebutuhan

Seiring berkembangnya bisnis yang Anda bangun, ada kalanya pasti Anda sebagai pelaku bisnis kewalahan melakukan semuanya sendiri. Dari mulai masalah pesanan, pengecekan produk, karyawan khusus sosial media, e – commerce, dan lain – lain. Dengan semua kejadian ini, tentunya akan membuat Anda ingin merekrut karyawan – laryawan baru. Langkah besar untuk merekrut karyawan baru boleh-boleh saja, tetapi harus selalu menyesuaikan dengan kebutuhan, keuangan dan kondisi bisnis kalian. Jangan pernah melakukan langkah gegabah untuk merekrut terlalu banyak karyawan karena bisa membuat biaya operasional bisnis kalian membengkak besar. Rekrut karyawan baru seperlunya sesuai dengan load pekerjaan yang ada, dan kebutuhan. Tentukan juga budget yang perlu dikeluarkan untuk karyawan – karyawan baru agar tetap sesuai dengan kemampuan keuangan bisnis.

Membeli Barang Secara Grosir

Satu lagi cara untuk menghemat biaya operasional adalah dengan membeli barang secara grosir. Cara ini akan membuat harga barang lebih murah daripada harus membelinya secara eceran. Membeli barang secara grosir adalah pilihan tepat jika barang tersebut memang akan banyak Anda pakai untuk ke depannya untuk kelangsungan proses produksi.

Biaya operasional merupakan biaya yang vital dan sangat utama bagi keberlangsungan bisnis.   sehingga tanpa pengeluaran biaya ini, bisnis pun tidak bisa berjalan. Agar keuntungan yang Anda peroleh lebih besar, maka sebaiknya lakukan cara-cara di atas untuk menekan biaya operasional yang harus dikeluarkan.

 

Share With:
Rate This Article
No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.