a

8 Fakta Harbolnas 2018 yang Wajib Diketahui Pengusaha Indonesia

Hari Belanja Nasional 2018 atau yang dikenal dengan sebutan HARBOLNAS sudah usai. Namun terdapat fakta-fakta menarik dari HARBOLNAS yang wajib diketahui oleh para pengusaha di Indonesia. Mulai dari total transaksi hingga produk-produk terlaris di HARBOLNAS 2018.

Ada fakta menarik di HARBOLNAS kali ini. Sebelumnya dikatakan bahwa 90 % produk e-commerce di Indonesia adalah produk impor. Padahal pertumbuhan e-commerce di Indonesia cukup pesat, namun peran dari produk asli Indonesia sangat minim.

Namun di HARBOLNAS 2018 ada fakta-fakta menarik wajib diketahui oleh banyak pebisnis di Indonesia. Apa saja kah fakta-fakta tersebut, berikut SolusiUKM berikan:

Produk Lokal jadi Raja

Hasil riset lembaga survei, Nielsen membeberkan kalau produk lokal menjadi produk yang cukup laku di selama ajang HARBOLNAS. Total transaksi yang dihasilkan oleh produk lokal mencapai angka Rp 3,1 triliun dari total transaksi keseluruhan sebesar Rp 6, 8 triliun.

“Harbolnas kali ini, memang kita fokuskan untuk meningkatkan daya jual produk lokal di platform e-commerce. Kami sangat senang hampir setengah dari nilai transaksi HARBOLNAS 2018 berasal dari produk lokal,” terang ketua HARBOLNAS 2018 Indra Yonathan pada siaran pers yang diterima SolusiUKM.

Tentunya hasil HARBOLNAS 2018 menunjukan eksistensi UMKM di Indonesia mampu bersaing secara digital. Sebab belum begitu banyak UMKM di Indonesia yang menginjakan kakinya di ranah digital. Padahal Kementerian Perindustrian, Kementerian BUMN serta Kementerian Komunikasi dan Informatika mengencarkan kampanye agar UMKM di Indonesia segera digital.

Saat ini jumlah UMKM di Indonesia diperkirakan baru 58,97 juta orang. Dan yang sudah go digital sebesar 4 juta UMKM. Pemerintah menginginkan 2019 menjadi tahunnya UMKM dengan lebih banyaknya UMKM yang go online.

Meningkatnya Penggunaan e-Wallet

HARBOLNAS 2018 juga meningkatkan penggunaan e-wallet dikalangan masyarakat. Di tahun 2017 pengguna e-wallet hanya 11% saat belanja HARBOLNAS namun di 2018 meningkat 4% menjadi 15 %. e-Wallet adalah uang digital sebagai metode pembayaran di era digital saat ini.

Meningkatnya penggunaan e-Wallet di HARBOLNAS 2018 cukup banyak faktor. Salah satunya adalah cukup banyak promo menarik jika buyer membayar menggunakan e-Wallet. Bahkan cukup banyak platform e-commerce yang memberikan cashback bagi pembeli yang membayar menggunakan e-Wallet.

Minat Masyarakat Meningkat

Ternyata HARBOLNAS memberi dampak yang luar biasa. Sebab, menurut hasil data milik Nielsen ada pertumbuhan 46% dibandingkan tahun 2017 masyarakat yang berpartisipasi dari HARBOLNAS 2018. Namun peningkatan masih didominasi oleh masyarakat di Pulau Jawa. Sedangkan peningkatan di luar Jawa mencapai angka 6 %.

Hampir 90% Pengguna Internet Mengetahui HARBOLNAS

88% pengguna internet mengetahui HARBOLNAS 2018, sumber utama pengguna internet mengetahui informasi mengenai HARBOLNAS berasal dari situs belanja online, kedua dari media sosial. Sementara platform video hanya memberikan angka 2% awareness masyarakat mengenai event HARBOLNAS.

Di Dominasi Fashion dan Kosmetik

Banyak yang mengira saat HARBOLNAS masyarakat akan mengincar produk-produk gadget. Namun, di HARBOLNAS 2018 produk fashion dan kosmetik merupakan produk-produk yang paling diburu oleh masyarakat selama HARBOLNAS. Menunjukan jika tren masyarakat selalu berubah setiap waktu.

Nilai Transaksi e-Commerce Meningkat

Rata-rata e-Commerce berhasil meningkatkan transaksi hingga 6,9 kali dibandingkan dengan transaksi harian mereka. Bahkan uniknya, saat HARBOLNAS masyarakat lebih banyak belanja sekitar pukul 09.00 hingga 15.00. Menunjukan bahwa para pembeli di HARBOLNAS 2018 melakukan belanja saat jam kerja.

88% Pengguna Smartphone

Data ini menjadi data yang wajib dipegang oleh para pelaku e-Commerce untuk meningkatkan UI/UX di smartphone. Terbukti bahwa transaksi saat HARBOLNAS 2018 88 % berasal dari Smartphone. Angka ini meningkat sekitar 13 % dibandingkan tahun lalu. Sementara pengguna laptop hanya 23%, PC 11 % dan tablet 6 %.

Mobile Banking Diminati

Peningkatan jumlah transaksi menggunakan smartphone saat HARBOLNAS 2018, mendorong peningkatan pembayaran melalui mobile atau internet banking lebih diminati dibandingkan menggunakan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Persentasenya pun meningkat hingga 49 % meningkat sekitar 3% dibandingkan dengan tahun 2017.

Fakta-fakta hasil HARBOLNAS 2018 menjadi acuan brand dan online shop untuk mengetahui karakter pembeli. Fakta ini bisa menjadi dasar bagi para pemilik bisnis online untuk bisa menentukan strategi tepat untuk meningkatkan penjualan di tahun depan.

Share With:
Rate This Article