a

Akankah Toko Fisik Ditinggalkan, Saat Ranah Online Berkembang?

Perkembangan kecanggihan internet memang berlangsung pesat selama beberapa tahun terakhir. Tak mengherankan jika hal tersebut turut mendukung pesatnya pertumbuhan toko online. Bukan hanya pemain e-commerce raksasa yang meramaikan bisnis online di Indonesia. Kini, banyak pula toko online kecil yang sudah bertahan selama bertahun-tahun dan punya banyak pelanggan.

Bisnis online sudah mulai mempengaruhi keberadaan toko fisik di tanah air. Hal tersebut dibuktikan melalui kebangkrutan toko-toko ritel di beberapa kawasan pusat belanja. Kendati demikian, sebenarnya toko fisik tak sepenuhnya ditinggalkan.

Sebagai pebisnis modern, Anda justru harus mampu mengintegrasikan toko fisik dengan bisnis online. Sehingga bisnis Anda bisa mencapai omzet besar dari penjualan toko fisik maupun penjualan dengan sistem online.

Penasaran kenapa toko fisik tetap penting di tengah pesatnya perkembangan bisnis online? Inilah alasannya!

Toko Fisik Mampu Menyuguhkan Pengalaman bagi Indra

Berbelanja di toko online memang praktis. Namun, ada hal-hal yang tak bisa tergantikan oleh toko online. Karena toko fisik menyuguhkan pengalaman bagi indra pelanggan. Di toko fisik, pelanggan bisa memegang dan memilih langsung barang-barang yang akan dibelinya.

Pelanggan juga bisa mencoba atau mencicipi tester sebelum memutuskan untuk dibeli. Risiko salah ukuran ketika membeli suatu produk pun dapat diminimalkan. Pengalaman indra inilah yang membuat toko fisik tetap dibutuhkan dan diminati oleh para pelanggan modern.

Pelanggan Membutuhkan Produk atau Jasa secara Cepat

Berapa lama waktu yang dihabiskan untuk mendapatkan produk atau jasa secara online?

Mungkin Anda harus menunggu dua hingga tiga hari bila memesan produk yang dikirim melalui jasa ekspedisi. Atau mungkin hanya perlu menunggu beberapa jam ketika pesanan Anda diantarkan oleh jasa delivery ojek online.

Kadang kala, Anda membutuhkan suatu produk atau jasa secara cepat karena harus segera menggunakannya. Oleh sebab itu, toko fisik menjadi pilihan utama untuk mendapatkan produk atau jasa secara cepat. Anda bisa langsung mendatanginya untuk membeli sesuatu yang Anda butuhkan. Kalaupun produk atau jasa tersebut tidak ada di suatu toko fisik, Anda tinggal mengunjungi toko lainnya.

Interaksi Sebelum Membeli Adalah Sesuatu yang Menarik

Sewaktu mengunjungi toko fisik, pelanggan bisa berinteraksi dengan pramuniaga untuk membicarakan produk atau jasa yang ingin dibelinya. Bahkan, interaksi dengan sesama pelanggan pun dianggap menjadi sesuatu yang menarik.

Sebab Anda bisa bertanya tentang kesan-kesan pelanggan terhadap suatu produk atau jasa. Interaksi tersebut tentu tidak mudah dilakukan saat belanja online. Sebagai pebisnis, Anda harus mampu menghadirkan interaksi yang menyenangkan di toko fisik Anda. Sehingga para pelanggan bisa mendapatkan pengalaman berbelanja yang berbeda.

Toko Fisik Mampu Menjangkau Kalangan Ekonomi Menengah ke Bawah

Belanja online jelas bukan hal baru bagi masyarakat kalangan ekonomi menengah ke atas. Namun, tidak demikian halnya dengan masyarakat dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Masih ada orang-orang yang belum memahami proses belanja online yang aman dan praktis. Di samping itu, keterbatasan koneksi internet dan keengganan untuk terbebani dengan ongkir juga menjadi penyebab utamanya.

Sebaiknya toko fisik hadir di daerah-daerah yang cukup jauh dari kota besar. Sehingga para pelanggan benar-benar terbantu oleh kehadiran toko fisik yang produk dan jasanya super lengkap. Edukasi mengenai proses belanja online dapat dilakukan bertahap sembari tetap menghadirkan toko fisik sebagai solusi belanja yang utama.

Bila saat ini bisnis Anda masih memiliki toko fisik, jangan ragu untuk mengembangkan toko fisik tersebut secara maksimal. Memanfaatkan ranah online untuk berbisnis tak harus membuat Anda mengorbankan keberadaan toko fisik. Karena sejatinya para pelanggan Anda tetap masih membutuhkan toko fisik tersebut.

Coba saja lihat bagaimana JD.id yang juga fokus menggarap toko fisik untuk menunjang toko online mereka. Cara ini bisa Anda lakukan meskipun sudah memiliki toko online. JD.id aja sudah punya, masa kamu belum?

Share With:
Rate This Article