a

Belajar Bisnis Fesyen Seusai Pandemi Agar Omzet Balik Besar, yuk!

Tidak bisa dipungkiri, sebelum virus Covid – 19 Corona melanda, salah satu industri bisnis jenis fesyen merupakan sebuah industri bisnis yang kuat bahkan di seluruh dunia. Meskipun saat masa pandemi seperti saat ini, industri fesyen sedang mati suri, ada baiknya jika ingin melakukan pembelajaran yang teori – teori suksesnya bisa dijadikan pembelajaran saat pandemi berakhir, atau dijadikan ilmu untuk jenis fesyen lainnya yang dibutuhkan saat pandemi, seperti barang fesyen masker kain, topi shield dan lain – lain.

Bagi Anda pelaku bisnis yang memiliki target pasar kalangan muda, tentunya sudah familiar terhadap karakter mereka, salah satunya seperti keinginan memiliki barang dengan sentuhan personal, yaitu dengan custom dan disesuaikan dengan selera pembeli. Saat ada permintaan, tentu sebagai pelaku bisnis memandang kesempatan tersebut sebagai ladang uang, bukan?

Tentunya anak muda merupakan salah satu target pasar yang memiliki daya tarik tersendiri, termasuk pada industri fesyen. Anak muda yang dianggap sebagai usia yang sangat memedulikan penampilan sehingga setiap individu muda memiliki selera dan keinginan yang berbeda pula. Meskipun memiliki potensi yang besar, area custom tersebut terbilang tricky.

Iwearzule.com merupakan salah satu bisnis yang memandang hal tersebut sebagai peluang. Situs tersebut menawarkan beraneka macam produk fesyen yang tentunya dapat disesuaikan dengan selera konsumen. Dengan sasaran target pria dengan ksiaran usia 18 – 30 tahun tersebut, Iwearzule.com menyajikan lebih dari 150 desain seperti chino, jeans, jogger sweatpants, jaket, kemeja, kaos, dan lain-lain.

Founder & CEO dari Iwearzule.com bernama Mukh. Zulqarnain Agus Rosan mengaku bahwa bisnis ini ia jalankan atas dasar pengalaman pribadi. Ia merasa kesulitan untuk mencari pakaian yang cocok dengan selera dan karakter. Atas inspirasi tersebut, ia mendirikan e-commerce custom clothing, yang mana konsumen akan diberikan kebebasan memilih desain yang disukai.

Untuk melakukan pendekatan pada pasarnya yaitu anak muda, Iwearzule benar-benar memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyampaian kampanye-kampanye berpromosi, salah satunya adalah kampanye “Be Yourself”, yang mengedukasi konsumen untuk nyaman dalam menjadi diri sendiri.

Trik lain yang dijalankan oleh Mukh. Zulqarnain Agus Rosan pun sangat menjaga kepuasan pelanggan. Ia mengutamakan kualitas produk dan respons dengan cepat. Dimulai dari pemilihan material, hingga proses penjahitan pun dipantau dengan sangat jeli. Produk yang dipesan konsumen akan diproses dan dikirim dalam 2−6 hari kerja, bahkan memberikan garansi uang kembali apabila produk tidak sesuai pesanan.

Kini Iwearzule.com sanggup menangani (termasuk tahap produksi, menjahit, dan lain-lain) ribuan pesanan online dari berbagai kota di Indonesia bahkan dari luar negeri. Iwearzule yang pada tahun 2015 mendapatkan suntikan dana angel investor tersebut memiliki konsep yang kuat, untuk selalu mempekerjakan penjahit-penjahit lokal. Keren banget, ya!

“Kami ingin Iwearzule menjadi platform di mana desainer, penjahit, dan konsumen bertemu, sekaligus berkembang menjadi e-commerce yang memberikan layanan one stop solution. Demi mewujudkannya, kami akan fokus ke pengembangan teknologi untuk memudahkan konsumen dan membangun sistem produksi di seluruh Indonesia,” tegas Mukh. Zulqarnain Agus Rosan.

Selain komersil, prinsip yang dianut Iwearzule untuk mempekerjakan penjahit lokal tersebut dapat menjadi inspirasi Anda untuk memiliki karakter plus di mata masyarakat. Pendekatan pada konsumen pun dapat lebih berkonsep dan image jiwa sosial yang kuat. Jadi, karakter apa yang mau Anda terapkan pada bisnis Anda? Semoga tips bisnis di atas bisa kalian aplikasikan pada usaha yang kalian jalankan setelah pandemi atau saat pandemi yaaa, Sobat UKM.

Jangan lupa juga untuk selalu memantau pergerakan bisnis pada saat pandemi Covid – 19 Corona seperti saat ini, agar bisnis kalian tidak harus mengalami penurunan omzet, atau bahkan hingga gulung tikar. Klik banner di bawah untuk bisa mendapatkan buku – buku panduan GRATIS untuk UKM selama masa Corona. Inget, ini BUKAN SPAM, lho!

 

Share With:
Rate This Article
No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.