Solusiukm
solusiukm

RAHASIA Teh Pucuk dan Teh Javana Biar Masyarakat Beli Terus

Menurut data yang dipublikasi oleh Geo Currents, Indonesia masuk ke dalam daftar negara yang penduduknya mengkonsumsi cukup banyak teh. Sebagai contoh pada tahun 2009 saja, masyarakat Indonesia mengkonsumsi teh dalam jumlah 0.2 kg – 0.99 per kapita. Meskipun jumlah tersebut masih lebih sedikit dibanding negara-negara lain seperti Turki, Inggris, atau bahkan Malaysia.

Atas permintaan yang tinggi tersebut, peluang yang dimiliki pasar peminat minuman, terutama teh pun disambut baik oleh banyak perusahaan teh yang semakin berlomba untuk memberikan produk berkualitas yang menawarkan kepraktisan dalam kemasan teh yang siap minum. Hal ini yang juga terlihat pada produsen Teh Pucuk Harum buatan PT Mayora Indah Tbk. yang telah menjadi pemimpin dalam pasar teh.

“Teh Pucuk Harum menghadirkan rasa jasmine, rasa yang sangat disukai oleh orang Indonesia dan tidak terlalu manis,” ujar Juanita, Brand Manager Teh Pucuk Harum.

Menurut  data Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) melalui Marketeers, Teh Pucuk berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan secara value dan volume masing-masing sebesar 35,3% dan 28,1% di sepanjang 2016 lalu.

Yang dapat kita pelajari dari fenomena meningkatnya keinginan terhadap masyarakat ini adalah strategi yang mereka tempuh agar menduduki peringkat puncak. Salah satu trik yang menjadikan mereka sebagai pemain utama adalah sistem pemantauan yang memuat seperti pertumbuhan merek yang sehat, brand tracking, numeric distribution, share of voice, top of mind, dan lainnya.

Meskipun kompetitor lain bermain dengan eksplorasi rasa, Teh Pucuk bermain beda dengan hanya menghadirkan dua rasa; reguler dan less sugar, mereka dengan seksama dan ketat mengatur unsur 4P dalam ilmu marketing; Product, Price, Place, Promotion. “Kami riset ke konsumen bahwa rasa menjadi penting. Misalnya terlalu manis atau terlalu pahit. Konsumen tidak keberatan untuk membayar lebih mahal asal mendapatkan rasa yang lebih enak,” terang Juanita.

Selain produk, Mayora juga sangat memerhatikan urusan promosi. Aktivasi below-the-line dan above-the-line dilakukan secara gencar. Untuk menggaet anak muda misalnya, Teh Pucuk Harum menggelar Pucuk Cool Jam, festival musik di 30 sekolah Jabodetabek dan Bandung.

“Selain promosi dan produk, kami memastikan distribusi tersebar dengan baik. Tidak ada gunanya promosi kencang, tapi barang sulit ditemukan,” ujarnya.

Usaha-usaha setipe bisnis minuman itu pula yang dilakukan oleh produsen lainnya yaitu Teh Javana. Sejak peluncurannya pada Januari 2015, Teh Javana mengimplementasikan strategi untuk menciptakan brand awareness di kalangan masyarakat. Salah satunya dengan mengadakan berbagai aktivasi di daerah-daerah di seluruh Indonesia.

Salah satu kampanye yang mereka usung adalah mengangkat semua potensi Indonesia yang sudah mendunia. Kampanye tersebut berisi mengenai aktivasi lapangan dengan tujuan memperkenalkan kampanye tersebut pada masyarakat luas, dengan berisi Workshop series Campus to Campus dan acara Gebyar Javana Kebanggaanku.

Berkat kampanye yang mereka usung tersebut, produk Teh Javana pun semakin dikenal oleh masyarakat. Meski baru menginjak bulan ke-9, Javana mengklaim sudah masuk ke dalam top 5 brand awareness di benak masyarakat Indonesia.

Pertumbuhan media sosial Teh Javana pun menunjukkan hasil yang menggembirakan. Teh Javana berhasil mendapatkan sekitar 70 ribu page likes. Ini merupakan terbanyak di urutan keempat dan terbesar pertumbuhannya di urutan kedua dibandingkan dengan produk RTD (Ready to Drink) teh lainnya.

Pelajaran yang dapat Anda petik sebagai pelaku UKM, adalah dengan ‘mencuri’ trik-trik dari brand besar tersebut, seperti:

  1. Pemantauan yang memuat pertumbuhan merek: Pemantauan ini dapat dikerjakan sampai serinci mungkin pada proses distribusi produk atau jasa yang Anda jual
  2. Product, Price, Place, Promotion: Memfokuskan pada elemen produk, yang dapat berkaitan dengan kualitas produk Anda, kemasan, dan lain-lainnya. Harga yang tepat, lokasi pemasaran toko fisik atau online, juga segi promosi yang cocok pada segmen pasar dapat menunjang
  3. Aktivasi below-the-line dan above-the-line: Kegiatan yang tujuannya untuk mendekatkan brand Anda terhadap konsumen, seperti yang diucapkan oleh Juanita, Brand Manager Teh Pucuk Harum, bahwa tidak ada gunanya promosi kencang, tapi barang sulit ditemukan.

Selamat mencoba untuk para pebisnis UKM! Semoga berhasil, yaa!

Artikel Terkait

Bisnis Jangan Sendirian! Enaknya Ditemenin, Why?

marsha

Iklan Produk Diliat Banyak Orang; B

marsha

Pelajari Cara Dapat Tambahan Modal Untuk Bisnis

admin