a

Curi Trik Campaign 10.10 dari Berbagai e-Commerce Buat Bisnis Anda!

Meskipun campaign marketing 10.10 sudah lewat, ada baiknya kita sebagai pelaku bisnis UKM Indonesia ikut mempelajari apa saja trik yang digunakan oleh pelaku – pelaku bisnis tersebut. Namun sebelum kita melakukan pembedahan satu persatu, beberapa dari Sobat UKM masih bingung apa sih campaign marketing 10.10?

Campaign marketing 10.10 pada dasarnya adalah hari cantik yang digunakan pebisnis digital untuk beramai – ramai melakukan promosi karena tanggal cantik tersebut, yaitu 10 Oktober (bulan 10). Konsepnya setipe seperti Hari Belanja Online Nasional atau biasa disebut dengan Harbolnas. Namun dilakukan tidak pada 12 Desember seperti perayaan Harbolnas. Bahkan, beberapa e-commerce mengatakan bahwa 10.10 adalah Harbolnas juga. Seru, ya!

Dari campaign 10.10 yang dilakukan oleh beberapa marketplace di Indonesia ada hal unik apa yang mereka lakukan. Mari kita bedah satu per satu apa strategi yang mereka gunakan dan bisa kita ‘curi’ untuk diterapkan pada bisnis UKM kita.

Shopee

Pada campaign 10.10 ini, Shopee kembali menggunakan identitas marketing awalnya yaitu promosi gratis ongkos kirim yang sering mereka gadangkan. Bahkan sistem gratis ongkos kirim tersebut mereka adakan tanpa persyaratan.

Periode sebelumnya, Shopee sering mengadakan promosi gratis ongkos kirim dengan ketentuan minimal belanja dengan nominal tertentu. Agar lebih dahsyat lagi, mereka mengadakan 7 kali Flash Sale Kilat dengan harga mulai dari Rp. 99, dan juga ‘Shopee Tangkap’ yang hadiahnya mencapai nominal Rp. 600 Juta.

Promosi – promosi tersebut dilakukan dengan pembagian waktu 09.00 dan 12.00. Dan masih banyak promosi lainnya yang diadakan oleh brand-brand tertentu yang menjajakan jualannya pada e-commerce Shopee.

Tokopedia

Tentu tidak ingin ketinggalan, Tokopedia di campaign 10.10 menggelar tema #1 Everyday dengan cashback hingga Rp. 150 atau diskon Rp. 20 ribu. Beberapa rincian promosi yang mereka gelar antara lain Kamis Produktif  yang bisa dimanfaatkan untuk melengkapi kebutuhan gadget, hingga peralatan olahraga dan hobi. Sistemnya konsumen dapat memilih gadget terpopuler dari mouse, headset, powerbank, dan lain-lain.

Blibli

Pada momentum 10.10, e-commerce Blibli.com memberikan campaign dengan nama Histeria Syok yang secara eksklusif hanya diadakan pada tanggal 10 Oktober 2019. Promosi yang digemborkan salah satunya cashback hingga Rp. 200 ribu dan ekstra token.

Cara mendapatkan cashback Blibli 10.10 adalah dengan memilih produk favorit dan belanja, tanpa minimum transaksi. Ada juga promosi berupa cashback 10% ke dalam saldo Blipay dan 10% akan dikirimkan dalam bentuk kupon voucher. Cara pemberian cashback juga sedang gencar dilakukan oleh pelaku bisnis, cara ini bisa Anda tiru dan terapkan di UKM milik Anda.

Guardian

Promosi campaign yang ditawarkan oleh Guardian dengan tema 10.10 adalah  menambahkan Rp1.000 pada sebuah produk, Anda akan bisa mendapatkan 2pcs. Promo ini berlaku hingga 16 Oktober 2019. Promo ini berlaku maksimal 3 pasang per pelanggan, selama persediaan masih ada.

The Body Shop

The Body Shop juga tak mau ketinggalan meramaikan Harbolnas 10.10, dengan memberikan promo menarik untuk produk skincare hingga 50%. Promo 10.10 flash sale ini berlangsung pada pukul 13.00-15.00 WIB dan 17.00-19.00 WIB.

Lalu, apa kesimpulan yang bisa diambil oleh kita pelaku bisnis UKM? Ada jenis promosi yang cocok kita terapkan pada bisnis kita?

Jika kita lakukan pembedahan, pelaku bisnis online e-commerce lebih agresif dan variatif dalam membuat berbagai program trik campaign 10.10 yang digadang – gadang sebagai Harbolnas tersebut. Hal itu terlihat dari intensifitas iklan 10.10 yang digencarkan.

Sebagai contoh adalah bisnis konvensional dengan toko offline store seperti Guardian dan The Body Shop. Mereka tidak ingin ketinggalan riuh momen 10.10 namun dengan jenis promosi mendasar seperti + Rp 1.000 mendapat 2 produk, dan potongan harga. Bukan berarti cara ini salah, tapi keriuhan 10.10 adalah hal yang saying jika dilewatkan. Jika promo yang bisa diadaptasi adalah jenis promosi marketing yang mendasar, kenapa tidak untuk dilakukan?

Share With:
Rate This Article