Solusiukm
Bisnis

Hanifa Ambadar, Founder Female Daily dengan Penghasilan Miliaran Rupiah

Photo Source: Kumparan

Bagi Anda para perempuan Indonesia umumnya sudah tidak asing lagi dengan website yang mengulas dunia wanita dan kecantikan bernama Female Daily yang kini bertransformasi menjadi digital media dengan salah satu komunitas perempuan terbesar di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, Female Daily pun kini mampu meraih keuntungan milyaran rupiah

Bermula dari blog pribadi dengan konten dunia perempuan dengan spesifikasi pada bidang kecantikan dan fashion yang dikelola secara pribadi oleh Hanifa Ambadar, sebagai pengisi waktu luang dan media penyalur passion. Blog yang dimulai pada tahun 2005 tersebut ia kerjakan saat kuliah di Amerika Serikat sehingga banyak teman dari Indonesia yang sering bertanya mengenai tren-tren yang terjadi di Amerika.

“Jadi saat membahas tren, saya sendiri tertarik dengan dunia fashion. Ditambah saat itu blogging sedang berkembang di Amerika dan aku berpikir ini akan menjadi sesuatu yang besar di Indonesia beberapa tahun kemudian dan bisa menjadi potensi bisnis,” jelas Hanifa.

Dua tahun berjalan, semakin banyak pembaca blog Hanifa, saat itulah tebersit keinginan untuk lebih serius dalam dunia blogging.

Hanifa melanjutkan, “2007 saya bertemu Affi Asegaf, partner dan co-founder Female Daily yang dulu masih bekerja di MAC Cosmetics. Affi juga juga suka menulis blog, jadi saya ajak dia untuk menulis bareng. Kami lantas membuat forum Female Daily, sehingga para pembaca bisa berkomunikasi secara dua arah dan bisa ikut menulis ulasan mereka sendiri. Mereka yang tadinya mungkin cuma bisa membaca dan meninggalkan komentar, jadi bisa membuka topik sendiri, mengenal sesama anggota forum dan bahkan mereka suka bertemu serta membuat acara bersama,”

Dari situ, ia terus mengubah tampilan blognya, dan mengubah gaya bahasa, serta dilengkapi dengan foto yang mendukung untuk mempercantik tampilan blog itu. Setelah itu mulai ada beberapa yang berniat untuk beriklan meskipun pada waktu itu ia masih berada di Amerika.

Melihat bahwa Indonesia pun memiliki peluang dan potensi yang besar, Hanifa pada akhirnya memutuskan untuk kembali ke Jakarta. “Jadi sekitar tahun 2009-2010 saya baru menjalankannya as a company, mulai mengelola orang, mulai punya klien. Dalam jangka waktu panjang kemudian dapat investasi juga dan sekarang bisa jadi lebih besar.”

Sebagai tambahan informasi, Hanifa Ambadar telah berhasil menerima beberapa penghargaan atas prestasi-prestasinya, seperti SWA Young N Cool Entrepreneurs, Indonesia Digital Women Award, Prestige 40 under 40 Young Movers & Shakers dan Marketeers Women Award 2016. Dan di sela kesibukannya sebagai CEO, istri dan juga ibu dari dua orang anak, Hanifa sesekali menjadi pembicara di seminar seputar digital marketing, community dan entrepreneurship.

Meskipun banyak perempuan yang terkadang merasa bingung terhadap peran wanita sebagai karir atau ibu rumah tangga, ia mengaku justru lebih suka menjalani keduanya. “Kalau bisa kenapa harus memilih satu. Yang pasti keluarga tetap nomor satu.” Jadi meskipun sibuk bekerja, ia tetap bisa meluangkan waktu untuk anak-anaknya yang kini berusia 12 tahun dan 8 tahun.

Bagaimana? Apakah cerita di atas cukup menginspirasi Anda sebagai perempuan untuk seimbang antara kehidupan berumah tangga dan karir?

Artikel Terkait

Ini Bisnis yang Jangan Dijalani Saat Ramadhan 2020

marsha

5 Kiat Jitu Menggaet Pelanggan dari Kalangan Generasi Milenial

marsha

5 Perilaku Belanja Online Masyarakat yang Harus Diketahui Pengusaha Online

marsha