a

Potong Rambut Barber Online: Usaha Murah, Omzet Tinggi

Sebelum memulai sebuah usaha, kita perlu menelaah dengan cerdik apakah bisnis tersebut cukup berpeluang untuk disukai masyarakat dan menghasilkan laba. Dengan berbagai tren yang muncul atas dasar permintaan masyarakat, kini bisnis pangkas rambut memiliki banyak peminat, terutama laki-laki.

Salah satu peluang usaha yang bisa anda pilih adalah usaha Pangkas Rambut. Hampir semua orang, terutama laki-laki sangat membutuhkan pangkas rambut untuk  memiliki rambut yang rapih. Hal tersebut pula yang dikatakan oleh  Satrio Axel, pemilik dari Axel Barber & Pomade Co, Barber Shop dengan omzet setiap cabangnya sebesar Rp. 15 juta sampai Rp. 50 juta per bulan. Ia menambahkan, “Mulai tahun 2000-an, sebenarnya sudah ada fasilitas barbershop di mall. Namun, kebanyakan dari mereka masih menganut sistem asal pangkas. Kalau barbershop kekinian lebih mengutamakan ilmu yang dimiliki oleh barber atau penata rambutnya. Tidak bisa asal pangkas, sebab model rambut zaman sekarang harus memperhatikan detail dan tekstur.”

Pengusaha lain yang sukses dalam menjalankan bisnis pangkas rambut adalah Nikasius Dirgahayu. Yang membedakan usaha Nikasius dari kompetitornya, adalah bisnis tersebut ia jalankan secara online. Bisnis ini berawal dari Nikasius yang sering kali melakukan jasa cukur rambut untuk teman-temannya, tanpa ada maksud mengkomersialkan. Semakin berjalannya waktu, ia menyadari bahwa dunia tersebut merupakan kegemarannya yang berpotensi besar untuk dijadikan sumber penghasilan. Bahkan, Nick, panggilan akrab Nikasius, mengatakan dirinya belajar mencukur secara otodidak dan ketekunan ia menonton tutorial melalui situs web Youtube.

Memanfaatkan teknologi untuk bisnis yang telah berkembang saat ini, Nick menggarap pasar Barber shop online, dengan menggunakan dua akun media sosial miliknya, yaitu Twitter dan Instagram. Akun dengan nama @Nick_thebarbershop ini dirasa dapat menjadi alat berpromosi bebas biaya, sekaligus menjadi wadah untuk ia berburu sponsor.

Selain itu, yang membedakan Nick dengan pangkas rambut lainnya, adalah sesi potong rambut dilakukan secara pribadi dan lebih memberikan kesan santai, karena dilakukan di rumah klien. Nick juga tidak segan-segan untuk mencairkan suasana dengan banyak mengajak kliennya untuk ngobrol, sehingga banyak dari mereka yang merasa nyaman. Dengan modal bisnis yang terhitung minim, yaitu sekitar Rp 2 juta, kini ia memiliki omzet sebesar Rp 10-15 juta setiap bulannya, tanpa dibantu oleh karyawan.

Semoga kisah di atas dapat menginspirasi kalian untuk semakin semangat berbisnis, ya. Kami sebagai Tim Solusi UKM paham betul bahwa bisnis di masa pandemi memang membuat keadaan serba tidak menentu. Sangat banyak bisnis yang terpaksa gulung tikar dikarenakan pandemi Covid – 19 Corona yang melemahkan ekonomi di berbagai sektor industri. Jangan sampai bisnis kalian ikut gulung tikar karena tidak mengetahui trik untuk bertahan di masa pandemi. Download BUKU PANDUAN BISNIS UKM DI MASA PANDEMI, GRATIS! Klik banner di bawah, ya! Ssst, ini BUKAN SPAM, kok.

Share With:
Rate This Article
No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.