Solusiukm
Bisnis

Ini Cara Gampang Kelola Modal Usaha UKM

Dalam menjalankan sebuah bisnis UKM, tentunya akan membutuhkan modal usaha UKM. Dalam memiliki modal usaha UKM tentunya setiap usaha memiliki teknik yang berbeda. Baik dalam cara meraih modal usaha UKM, cara mendapatkan, maupun cara mengolah. Dengan perbedaan tersebut, setiap bisnis tetap diharapkan bisa bijak dalam mengatur modal usaha UKM karena akan sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan sebuah usaha. Banyak sekali terjadi kejadian yang menyebabkan masalah, terlebih saat pelaku usaha merasa menyepelekan urusan modal usaha UKM. Padahal, faktanya dalam awal mula bisnis didirikan, modal usaha UKM menjadi roda utama berjalan normalnya sebuah bisnis termasuk jenis UKM.

Jenis – jenis sumber dari modal usaha UKM tentunya bisa beraneka ragam. Bisa melalui dana pribadi untuk modal usaha UKM, atau meminjam dana dari pihak lain. Dana pinjaman tersebut bisa bersal dari individu atau sebuah badan keuangan. Sebuah modal usaha UKM yang datang dari pihak lain namun dalam bentuk individu biasa disebut juga dengan julkukan ‘angel investor’. Pemberi modal usaha UKM dalam bentuk badan usaha keuangan juga bisa menjadi opsi sumber modal usaha UKM. Meskipun syarat untuk peminjaman dari badan atau lembaga keuangan akan membutuhkan persyaratan yang lebiih kompleks dan diawasi oleh aturan hukum.

Konsep dari modal usaha UKM adalah digunakan untuk memutar uang dan menjalankan bisnis. Pada awal mula bisnis dijalankan, tentu membutuhkan uang modal usaha UKM agar bisnis bisa berjalan. Lalu, bagaimana aturan untuk kelola modal usaha UKM? Cek penjelasan di bawah ini, ya!

Bagaimana penggunaan modal usaha UKM?

Langkah awal untuk mengelola modal usaha UKM, adalah mengerjakan sesuai perjanjian. Jika memiliki modal usaha UKM yang berasal dari pihak lain (selain diri sendiri), tentu kalian memiliki tujuan yang sudah dirancang. Tujuan tersebut dibuat untuk dijalankan dan tidak dilanggar. Maka dari itu, dalam menjalankan modal usaha UKM, kalian harus melihat pada perjanjian yang telah dibuat di awal dengan pihak lain. Bahkan, meskipun modal usaha UKM kalian berasal dari uang pribadi, kalian tetap perlu untuk menetapkan apa saja yang amsuk dalam tujuan dari bisnis kalian.

Pada umumnya, jika kalian mendapatkan modal usaha UKM dari pihak lain, maka akan ada kesepakatan yang dibuat. Kesepakatan tersebut pada umumnya dibuat hitam di atas putih. Kesepakatan yang dibuat untuk modal usaha UKM pada umumnya mencakup tanda tangan di atas materai dengan poin – poin yang disepakati bersama. Poin – poin tersebut yang nantinya wajib untuk dijalankan setelah mendapat modal usaha UKM. Jika tidak dijalankan, kalian sebagai pemilik usaha akan terkena masalah hukum yang berat.

Kerjakan laporan keuangan secara wajib

Yang kedua sebagai strategi untuk mengelola modal usaha UKM, adalah mengerjakan laporan keuangan secara serius dan rapi. Faktor laporan keuangan sering kali menjadi komponen yang sangat diremehkan oleh pelaku – pelaku bisnis. Pembuatan laporan keuangan pada umumnya sepaket dengan pemberian modal usaha UKM. Segala jenis bisnis baik jenis UKM atau besar, laporan keuangan tetap wajib hukumnya untuk dikerjakan dan dibuat dengan rapi.

Pada umumnya, dalam mendapatkan modal usaha UKM, kalian sebagai pemilik bisnis juga memiliki tuntutan. Tuntutan tersebut pada umunya berupa rasio keuangan yang terjaga dengan seimbang. Rasio keuangan yang seimbang juga merupakan poin utama dalam menjaga modal usaha UKM agar bisa berjalan dengan lancar.

Poin – poin rasio keuangan yang baik perlu kalian pertimbangkan dengan matang. Yang termasuk dari rasio keuangan yang kalian perlu pertimbangkan, adalah minimum rasio keuntungan yang ditentukan. Minimun rasio keuangan ini bisa dihitung dan dilihat dari data seberapa besar modal usaha UKM yang diberikan oleh pihak kedua.

Fase pengembalian modal usaha UKM

Pada periode tertentu, bisnis kalian akan memasuki fase pengembalian modal usaha UKM. Pada fase pengembalian modal usaha UKM ini, pada umumnya pemberi modal usaha UKM adalah pihak kedua. Dalam oerjanjian awal saat pemberian modal usaha UKM, pada umumnya terdaftar poin – poin penting yang harus dipatuhi. Poin – poin tersebut mencakup hal seperti bagaimana pengembalian modal usaha UKM. Selain itu, pada umumnya poin perjanjian tersebut mencakup poin – poin mengenai kapan modal usaha UKM tersebut harus dikembalikan. Sering kali juga poin tersebut membahas mengenai pembagian hasil keuntungan pada pemilik modal usaha UKM. Poin – poin ini yang juga harus dipatuhi sebagai cara mengelola modal usaha UKM.

Penjelasan di atas merupakan aturan – aturan wajib dan baku untuk dilaksanakan oleh kalian pelaku UKM yang meminjam modal usaha UKM. Cek segala panduan bisnis UKM agar bisnis berkembang pesat terutama di masa pandemi GRATIS. Download cuma – cuma dengan klik link banner di bawah ini, ya! Jumlah terbatas!

Artikel Terkait

7 Barang Bekas yang Bisa Jadi Ladang Emas!

marsha

Intip Rahasia Sukses Kedai Kopi Kulo

marsha

Rusuh: Lucinta Luna Bisnis Kopi Namanya ‘Jorok’ Banget!

marsha