Solusiukm
Bisnis

Kenali 4 Dasar Hukum Bisnis Franchise. Cocok Buat Kamu yang UKM!

Photo Source: Entrepreneur.com

Dalam menjalankan bisnis di negara mana saja, tentu ada aturan yang mengikat. Aturan tersebut diterapkan dalam bentuk hukum yang ditetapkan negara dan harus dipatuhi oleh setiap individu. Bisnis sendiri dibagi dengan berbagai macam kategori. Salah satu jenis bisnis yang ramai digemari oleh masyarakat Indonesia adalah bisnis franchise.

Nama lain dari bisnis franchise adalah bisnis waralaba. Disebabkan banyaknya pihak – pihak yang dilibatkan dalam proses kerja sama tersebut, tentu hukum bisnis franchise perlu ditetapkan dengan serius. Pentingnya menggunakan hukum bisnis franchise disebabkan karena sistem pemberian hak khusus untuk perseorangan terhadap jalannya sebuah bisnis. Ngga rumit, kok, Sobat UKM! Meskipun tetap membutuhkan peran – peran ahli hukum bisnis franchise, namun kalian bisa pahami dasarnya.

Nah, berikut beberapa hukum bisnis franchise bagian paling dasar yang kalian perlu pahami sebagai pelaku bisnis UKM:

Hukum bisnis franchise: Kriteria franchise

Pada bagian pertama dari hukum bisnis franchise, kita akan membahas mengenai pentingnya kriteria dari franchise. Secara tertulis dan hukum bisnis franchise, kriterianya adalah sebagai berikut:

  • Mempunyai pembeda dan ciri khas usaha
  • Bisnis yang akan franchise mberpengalaman lebih dari 5 tahun dalam menghasilkan laba, dan paham seluk – beluk bisnis tersebut sehingga saat ada masalah akan teratasi
  • Bisnis yang akan franchise bisa diaplikasikan dan dikerjakan oleh pihak lain yang ingin bekerja sama
  • Pelatihan, dan bimbingan mengenai semua hal yang berhubungan dengan bisnis tersebut
  • Memiliki hak kekayaan intelektual yang resmi terdaftar pada badan hukum negara

Surat Tanda Pendaftaran Waralaba atau STPW

Bagian selanjutnya mengenai hukum bisnis franchise yang perlu dipahami, adalah Surat Tanda Pendaftaran Waralaba atau STPW. STPW ini juga merupakan salah satu kunci agar bisnis franchise bisa dijalankan. Untuk menjalankan bisnis franchise, kalian bisa bekerja sama dengan pemilik franchise baik yang berasal dari luar negeri, maupun yang berasal dari dalam negeri. Untuk bisa melakukan franchise, bisnis tersebut perlu memiliki Surat Tanda Pendaftaran Waralaba. Surat Tanda Pendaftaran Waralaba merupakan sebuah dokumen dan bagian dari hukum bisnis franchise.

Logo bisnis franchise

Dalam menjalankan bisnis dengan sistem franchise, tentunya hukum bisnis franchise mengatur perihal logo bisnis. Sebuah usaha yang menjalankan sistem franchise tersebut tentu memiliki logo bisnis yang harus dipatuhi oleh pihak kerja sama bisnis franchise. Dalam hukum bisnis franchise, logo bisnis diatur dengan spesifik. Salah satu yang mengatur soal logo dalam hukum bisnis franchise. Logo bisnis yang telah disepakati, sesuai hukum bisnis franchise, logo tersebut harus digunakan pada kantor pusat dan kantor – kantor cabang hukum bisnis franchise. Tentunya, pihak lain dilarang keras untuk mengubah logo, merekayasa, atau meniru logo bisnis tersebut sesuai dengan hukum bisnis franchise.

Laporan aktivitas bisnis – bisnis franchise

Pihak kedua yang menjadi rekan dari franchise sebuah bisnis, wajib melaporkan kegiatan dan aktifitas bisnis beserta laporan – laporan lainnya. Semua laporan bisnis franchise tersebut dilaporkan pada pihak pusat luar negeri jika mitra franchise dari luar negeri, atau lokal jika mitra berasal dari Indonesia.

Artikel Terkait

Tips Efektif Tingkatkan Pendapatan Perusahaan

admin

Terungkap! 5 Cara Efektif Menghadapi Pelanggan Rewel

marsha

Persiapan Penting Sebelum Buka Cabang Bisnis yang Baru

marsha