Solusiukm
Bisnis

‘Konsumen Senior’ Ladang Uang Besar yang Terlupakan

Saat melihat secara kasat mata, tren bisnis saat ini masih didominasi dengan target market millenial yang dirasa sangat mudah untuk menjadi konsumtif, terlebih dengan pergantian tren yang sangat cepat dan umumnya diikuti oleh kaum millenial.

Pada era yang didominasi oleh dunia digital, mayoritas brand terfokus pada pasar segmen generasi X, Y, Z, dan melupakan generasi senior atau yang biasa disebut dengan Baby Boomers. Nyatanya, generasi senior ini meliki potensi yang sangat besar dan jarang dijamah. Baby Boomers sendiri memiliki kriteria lahir antara tahun 1946 sampai 1964, sehingga usia mereka saat ini antara 52 sampai 74 tahun. Terlebih lagi jika menelaah pasar Asia yang memiliki potensi besar seperti Tiongkok dan lain-lain. Seperti contoh adalah negara Jepang misalnya, kurang lebih 40% dari total populasi adalah mereka yang berusia 50 atau 60 tahun ke atas.

Berdasarkan survei yang dipublikasi oleh Nielsen, pada negara seperti Amerika, kekuatan beli generasi boomers mampu mengontrol kurang lebih 70% dari seluruh pengeluaran tahun 2017, dan memiliki penghasilan lebih dari US$230 Miliar pada produk-produk rumah tangga, diikuti oleh keputusan membeli sebesar 70 – 80 % dari wanita.

Tentunya pelaku usaha perlu melihat bisnis dengan pasar baby boomer tersebut dari sudut pandang yang berbeda. Pasar boomer bukan merupakan segmen yang tidak menarik, justru merupakan kesempatan berbisnis yang besar. Tentunya, jenis bisnis apa yang akan dibangun dengan target pasar baby boomer memerlukan riset mengenai jenis produk atau layanan apa yang akan memenuhi kebutuhan mereka.

Generasi ini umumnya antara berkondisi keuangan mapan, atau justru ketidakpastian pendapatan dikarenakan hasil dari tabungan atau program pensiun, yang mana membuat mereka masih mencari dan membutuhkan berbagai produk serta layanan tertentu. Jika memilih untuk membuka bisnis, pastikan jika bisnis kalian memiliki strategi yang jelas ingin menjangkau mereka pada platform apa saja, karena tentu saja, tidak semua platform akan digunakan secara aktif oleh generasi baby boomer sehingga kalian perlu merumuskan secara lebih rinci apa saja yang mereka lakukan.

Tentunya di setiap target pasar, pelaku usaha wajib dalam melakukan riset mengenai gerak – gerik yang dilakukan oleh para target pasar. Karena dengan mengerti luar dalam gerak gerik pasar, pelaku bisnis dapat membuat strategi yang tentunya agar produk atau jasa yang diperdagangkan dapat menjangkau mereka – mereka generasi baby boomer, dan bahkan sampai disukai. Seperti contoh, kalian perlu membuat riset mengenai media sosial apa yang sering digunakan oleh baby boomer, atau media tradisional apa saja yang masih mereka konsumsi setiap harinya. Saat tahu media apa yang mereka gunakan, kalian dapat mengambil langkah strategis untuk melakukan iklan secara intens, dan mempelajari jenis promosi atau iklan apa saja yang kiranya akan mereka sukai. Saat materi berpromosi berhasil, jadikan hal tersebut menjadi patokan yang bisa dijadikan acuan untuk membuat materi berpromosi pada masa mendatang.

Pelaku bisnis tentunya perlu dengan jeli melihat peluang bisnis ini, karena generasi boomers sangat memiliki potensi karena daya beli yang dimiliki besar, namun tidak lagi mampu mengikuti perkembangan zaman atau teknologi yang pesat.

Banyak dari generasi boomers tersebut masih memiliki simpanan uang yang cukup besar dari hasil kerja sepanjang hidup mereka, namun akan tetap mengalami kesulitan untuk memiliki pemasuakn yang stabil setelah pensiun. Jadi, sudah ada ide dengan target pasar generasi boomers? Perlu diingat jika lebih baik, bisnis tersebut perlu membantu target ini agar bisa menikmati hari tuanya, sekaligus mendatangkan keuntungan bagi pihak perusahaan. Selamat mencoba! 😉

 

Artikel Terkait

Waduh! Ternyata Banyak Pebisnis Langgar PSBB di Jakarta, lho!

marsha

Belajar Baca Celah Bisnis dari Gian Pizza yang Terkenal, yuk!

marsha

Intip Bisnis Jepret – Jepret yang Bakal Hits di 2020

marsha