Solusiukm
Akuntansi Bisnis

Langkah Terlengkap Membuat SIUP atau Surat Izin Usaha Perdagangan

Kalian para pelaku – pelaku bisnis, pasti dalam membangun sebuah izin diperlukan sebuah surat izin yang resmi, di mata badan hukum negara agar jelas, terpercaya dan dapat dipertanggung jawabkan, bukan? Jika kalian ingin menjalankan suatu bisnis dengan serius, tentu salah satu langkah utama yang harus dipatuhi adalah dengan membuat SIUP atau Surat Izin Usaha Perdagangan.  Karena dengan membuat SIUP tersebut, kalian akan mendapatkan lampu hijau atau persetujuan dalam memulai sebuah bisnis berdasarkan hukum dan pemerintah.

Membuat SIUP atau Surat Izin Usaha Perdagangan, merupakan sebuah keharusan, karena dengan memegang arsip atau sertifikat atau surat dokumen tersebut, bisnis kalian akan terhindar dari masalah – masalah hukum karena tidak terpercaya.

SIUP atau Surat Izin Usaha Perdagangan sendiri memiliki definisinya sendiri. Dikutip melalui Tirto, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) merupakan sebuah surat izin yang akan dibutuhkan untuk kalian para pelaku bisnis bisa mengerjakan kegiatan bisnis dan perdagangan. Kegiatan yang masuk dalam ranah bisnis perdagangan tersebut  meliputi usaha transaksi barang atau jasa seperti jual-beli, sewa beli, sewa menyewa yang dilakukan secara terus – menerus dengan tujuan pengalihan hak atas barang atau jasa dengan disertai imbalan atau kompensasi.

Sebelum masuk ke penjelasan lebih rinci mengenai cara membuat SIUP atau Surat Izin Usaha Perdagangan, kalian sebagai pelaku bisnis perlu untuk mendapatkan ilmu panduan bisnis UKM terlengkap, dengan GRATIS dengan menjadi MEMBERSHIP SOLUSI UKM. Dengan mendaftar jadi membership, kalian bisa mengakses banyak sekali E-BOOK seputar dunia bisnis. Yuk, langsung saja klik di sini atau banner di bawah:

Membuat SIUP

Pada bisnis – bisnis, dari berbagai skala level yang ada di Indonesia wajib untuk membuat SIUP. Namun, dalam membuat SIUP atau Surat Izin Usaha Perdagangan kalian perlu memahami bahwa SIUP itu sendiri memiliki beberapa macam. Jenis – jenis SIUP sendiri terdiri dari 4 tipe, yaitu SIUP Besar, SIUP Menengah, SIUP Kecil dan juga yang terakhir SIUP Mikro. Untuk lebih jelasnya, mari kita cek definisinya satu per satu di bawah ini:

  1. SIUP Kecil

SIUP kecil adalah surat izin bisnis yang digunakan untuk mereka – mereka pemilik bisnis dalam skala kecil. Membuat SIUP Kecil wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan dengan kriteria jumlah kekayaan atau nominal yang bersih dimiliki lebih dari Rp50 juta sampai paling banyak Rp500 juta. Angka kekayaan kriteria dari SIUP Kecil tersebut tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.

  1. SIUP Menengah

Membuat SIUP pada tingkatan menengah harus dibuat bagi kalian pelaku bisnis dengan perusahaan perdagangan dengan ketrentuan kekayaan bersih mulai dari Rp500 juta sampai dengan Rp10 milyar. Hal ini tidak termasuk tanah serta bangunan tempat usaha.

  1. SIUP Besar

Membuat SIUP dalam skala besar wajib dibuat oleh pelaku bisnis dengan perusahaan yang memiliki kekayaan bersih di nominal Rp10 milyar ke atas. Tentunya angka tersebut tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
SIUP Mikro ini bisa diberikan ke Perusahaan Perdagangan dengan level Mikro. SIUP tersebut akan memiliki masa aktif sampai sebuah usaha tersebut perbisnisannya. Selain itu juga bisnis yang sudah terdaftar pada SIUP Mikro tersebut, bisnisnya diwajibkan untuk pendaftaran ulang setiap lima tahun sekali. Lokasi yang dibutuhkan untuk melakukan pendaftaran tersebut adalah di tempat SIUP kalian diterbitkan.

Di bawah ini akan kami jelaskan apa saja yang wajib kalian siapkan untuk membuat SIUP:

  1. Fotocopy KTP penanggung jawab/direktur utama perusahaan, dan fotocopy KTP penerima kuasa (jika proses permohonan dikuasakan).
  2. Fotocopy akta notaris pendirian perusahaan, dan akta perubahan (semua akte perubahan)
  3. Fotocopy surat keputusan pengesahan badan hukum pendirian perusahaan, dan perubahannya (semua pengesahan perubahan)
  4. Softcopy pas foto penanggung jawab perusahaan/direktur utama (berwarna, 3 x 4)
  5. Surat pernyataan kedudukan usaha/badan usaha
  6. Isi formulir permohonan (bermaterai cukup), dilengkapi dengan surat kuasa pengurusan, dan surat kuasa penandatanganan (jika direktur utama memberi kuasa penandatanganan kepada direktur)
  7. Surat pernyataan

Setelah dokumen – dokumen di atas yang sudah kami jelaskan sudah tersedia, kalian bisa melanjutkan langkah – langkah di bawha ini untuk membuat SIUP:

 

  1. Ambil Form Pendaftaran
    Lokasi yang bisa diambil untuk membuat SIUP dan mengambil formulir tersebut adalah Kantor Dinas Perdagangan. Pilihannya bisa kalian sebagai pemilik bisnis yang datang langsung, atau kalian menunjuk seseorang yang telah diberi kuasa untuk membuat SIUP tersebut.

 

  1. Isi dan tanda tangan pada form tersebut
    Setelah mendapatkan form tersebut, kalian perlu mengisi dengan benar dan menanda tangani. Jangan lupa letakkan materai pada form tersebut lalu fotokopo sebanyak 2 rangkap, gabung dengan dokumen – dokumen yang sudah kalian kumpulkan.

 

  1. Membayar tarif pembuatan SIUP
    Setiap daerah memiliki biaya pembuatan yang berbeda – beda. Cek tarifnya di masing – masing kota kalian, ya.
  1. Pengambilan SIUP
    Tunggu sampai kalian dihubungi oleh pihak petugas pembuatan SIUP tempat kalian mendaftar. Pada umumnya, durasi waktu dalam pengurusan SIUP tersebut kurang lebih 2 minggu.

 

Artikel Terkait

11 Akun yang Sering Ditemukan Pada Neraca Keuangan Perusahaan

Iskandar Rumi

Ramadan 2020 Inflasi Kisut. Salah Corona?

marsha

Biar Gak Salah Jalan! 4 Tips Memilih Jenis Usaha yang Tepat

marsha