Solusiukm
Bisnis

Mau Mulai Bisnis? Bisakah Anda Menjawab 5 Pertanyaan Tentang Uang Berikut Ini?

Ketika akan membangun bisnis, akan timbul pertanyaan. Berapa biaya yang dibutuhkan untuk memulai bisnis tersebut? Menurut sebuah penelitian yang dikutip dari situs Inc.com, 10 tahun lalu sebuah bisnis di bangun dengan menghabiskan rata-rata $31.150 jika di rupiahkan sekitar Rp 360 juta. Pertanyaan tentang uang ini wajib bisa di jawab oleh calon-calon bisnis

Di Artikel ini kita tidak akan bahas berapa banyak uang yang harus dihabiskan. Tetapi kita akan bertanya, bagaimana Anda sebagai pebisnis bisa memanfaatkan uang tersebut agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal dalam beberapa tahun ke depan.

Beberapa hasil penelitian mengatakan, bahwa setiap CEO akan menghabiskan kurang dari $ 5000 dollar dalam membangun bisnis pertama mereka. Angka tersebut memang cukup besar ketika Anda membangun sebuah bisnis. Namun bisakah Anda bertanggung jawab atas uang yang sudah dikeluarkan?

Untuk membangun bisnis, sebagai seorang entrepreneur harus mengetahui berapa anggaran yang Anda miliki. Dan bagaimana mengatur keuangan agar Anda bisa menghabiskan uang dengan benar dan baik ketika membangun bisnis. Berikut pertanyaan tentang uang yang harus dijawab oleh pengusaha ketika membangun bisnis.

Bisnis Apa yang Mau Di Jalankan, Produk atau Jasa?

Ketika Anda akan memulai bisnis, dalam masalah modal. Apa lagi jika modal yang Anda miliki cukup terbatas, Anda harus bertanya-tanya terlebih dahulu. Kira-kira bisnis apa yang ingin Anda jalankan. Apakah jualan produk atau jasa? Pertanyaan tentang uang yang pertama ini cukup penting.

Jika Anda memilih menjual produk atau memproduksi produk, modal di awal akan lebih besar. Seperti untuk membeli bahan baku, membeli peralatan, menyiapkan tempat produksi, hingga merekrut orang-orang terlatih untuk membantu bisnis Anda. Belum lagi untuk memasarkan produk yang memerlukan modal dan tenaga lebih banyak.

Berbeda ketika Anda bisnis jasa. Bisnis jasa, pada umumnya tidak akan mengeluarkan biaya besar di awal. Sebab dengan bisnis jasa, mungkin Anda akan menjual jasa dari kemampuan yang Anda miliki, sehingga Anda tidak memerlukan banyak modal untuk memasarkan layanan yang Anda miliki.

Bahkan ketika Anda memulai bisnis jasa, Anda bisa menjalankan bisnis tanpa kantor. Anda bisa bekerja secara mobile. Bahkan memanfaatkan rumah Anda untuk kantor. Sehingga akan lebih mudah untuk Anda jalankan dengan modal yang tidak banyak.

Berapa Banyak Pekerja ?

Jumlah pekerja yang akan Anda kerjakan harus sesuai dengan budget yang Anda miliki serta menyesuaikan dengan bisnis yang Anda jalankan. Semua harus menyesuaikan dengan budget yang Anda miliki.

Apabila Anda memilih bisnis yang berkaitan dengan penjualan produk, Anda akan membutuhkan banyak staff yang akan membantu Anda. Meskipun di awal, mungkin Anda bisa menjalankan bersama sahabat atau kerabat. Namun ketika bisnis sudah berjalan, tentunya Anda akan memerlukan banyak karyawan untuk menjalankan bisnis Anda.

Ingat, ketika Anda memulai bisnis, Anda akan mengeluarkan modal yang cukup besar. Seperti biaya untuk membeli peralatan kantor, menyiapkan karyawan, membayar gaji karyawan, asuransi karyawan, hingga hal-hal lain yang akan menyedot budget Anda.

Dimana Anda Akan Memulai Bisnis?

Lalu, dimana Anda akan menjalankan bisnis? Pertanyaan ini akan selalu muncul di benak para pengusaha. Karena, bisnis yang ingin Anda jalankan belum tentu cocok di kota tempat tinggal Anda. Mungkin jika bisnis Anda dijalankan secara online, semua akan berjalan lancar.

Tetapi apabila bisnis Anda berbisnis dengan cara offline. Apakah kota Anda menjadi kota yang cocok untuk memulai bisnis tersebut? Ingat, jika Anda memulai bisnis di kota besar. Bisa jadi persaingan akan cukup tinggi dan biaya operasional juga akan lebih besar dibandingkan di kota-kota kecil.

Semua harus Anda perhatikan. Jika Anda memulai bisnis di kota berkembang. Tentunya biaya operasional tidak begitu besar. Namun, jika bisnis yang Anda jalankan di kota besar. Biaya bisnis yang akan dikeluarkan pun akan lebih besar.

Anda juga akan lebih berhemat jika bisa melakukan bisnis dengan berkolaborasi. Misal rekan Anda memiliki ruang kantor dan mau berinvestasi di bisnis Anda, ini tentunya akan sangat membantu Anda dalam membangun sebuah bisnis. Semua kembali lagi berdasarkan bisnis yang akan Anda jalankan. Cocoknya dimana, pertanyaan ini harus Anda jawab.

Seberapa Cepat Anda Membangun Bisnis?

Saat semua sudah siap. Dan bisnis Anda hanya tinggal berjalan, seberapa cepat kah produk atau jasa yang Anda ciptakan bisa di produksi dan bersaing di pasaran. Apabila harus segera dijalankan, Anda harus segera eksekusi bisnis tersebut dan mencari pasar untuk bisnis Anda.

Terkadang, jika kita terlalu lama. Akan ada kompetitor yang mulai duluan. Namun jika Anda terlalu lama, Anda akan sangat sulit untuk bersaing. Cobalah sebelum produksi atau bisnis jasa Anda jalan. Anda harus menyiapkan semuanya dengan matang. Baik dari segi modal ataupun teknologi yang diperlukan. Bahkan Anda harus riset pasar dahulu.

Memang ini menjadi pilihan yang sulit. Jika Anda ingin bisnis berjalan dengan cepat, namun modal Anda tidak cukup. Anda harus rela kehilangan konsumen di awal dan menyiapkan semuanya hingga berjalan. Tetapi jika Anda ingin berjalan lambat, Anda bisa mencoba memulai bisnis dengan melakukan bootstrap atau mencari pinjaman dari keluarga.

Pertanyaan Tentang Uang Berapa Lama Anda Bisa Hidup Tanpa Gaji?

Meskipun Anda sebagai pendiri bisnis, Anda juga harus menerima gaji. Jangan sampai Anda bisnis dan setiap keuntungan yang Anda dapatkan Anda gunakan untuk membayar diri Anda sendiri. Anggaplah Anda sebagai karyawan di perusahaan yang Anda dirikan. Pertanyaan tentang uang yang satu ini memang memberatkan.

Yakni dengan menyisihkan gaji buat Anda. Bukan mengambil seluruh keuntungan sebagai gaji Anda. Bisnis juga perlu berkembang, dan akan banyak modal yang harus Anda keluarkan agar bisa berjalan dengan lancar.

Apabila Anda owner bisnis yang masih mengharapkan sebuah gaji, Anda harus mendapatkan gaji dengan bekerja di luar bisnis Anda. Apabila Anda bisa bekerja dan membangun bisnis tanpa di gaji minimal selama satu tahun, Anda akan bisa fokus menjalankan bisnis pertama Anda.

Ada beberapa pendiri bisnis yang baru menerima gaji dari bisnis yang mereka jalankan, setelah 12 bulan. Bahkan ada yang lebih dari dua tahun, baru dapat membayar gaji sendiri.

Memang bisnis yang dijalankan harus dipikirkan secara matang. Tidak bisa Anda berbisnis secara asal-asalan. Semua Anda harus siapkan dan matangkan. Terlebih soal uang yang cukup sensitive. Jika Anda menjalankan bisnis bareng rekan atau sahabat, Anda harus transparan pada masalah keuangan untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

Artikel Terkait

Inspirasi Agar Tidak Bingung Mencari Ide Bisnis UKM

admin

7 Strategi Pemasaran Ampuh Sepanjang Zaman

marsha

Variasi Menu untuk Bisnis Kopi Dalgona

marsha