Solusiukm
Liputan Bisnis

Omzet 80 Juta Jualan Baju. Contek Caranya Yasta Fashion, yuk!

Photo Source: Yasta Fashion

Beberapa bisnis didirikan oleh pelaku usaha Indonesia tentu memiliki cerita yang bervariasi. Salah satu cerita dibalik berdirinya sebuah bisnis, tentu perihal kesulitan, usaha, dan tantangan yang akan dihadapi. Tantangan – tantangan tersebut bisa terjadi pada berbagai macam tempo. Mayoritas, masalah bisnis yang sering dihadapi oleh para pelaku – pelaku bisnis, ada pada sebelum bisnis dimulai, dan juga selama bisnis dimulai.

Tentunya, kalian sebagai pelaku usaha bebas untuk menentukan jenis bisnis apa yang akan dijalankan. Bahkan, banyak sekali pelaku bisnis yang ingin menjalankan sebuah bisnis, namun tidak ingin terlalu rumit dalam menjalankan sebuah bisnis. Baik rumit sebelum, maupun selama bisnis berlangsung. Beberapa jenis bisnis memang memiliki tingkat kesulitan yang cenderung ringan, sehingga untuk pelaku bisnis pemula, jenis – jenis bisnis seperti ini dapat dilaksanakan. Meskipun memiliki rintangan yang cederung mudah, beberapa bisnis juga tetap menjanjikan laba yang tinggi, lho, Sobat UKM.

Salah satu bisnis yang banyak dilakukan pelaku – pelaku UKM Indonesia, adalah bisnis pada bidang fesyen. Bisnis pada bidang fesyen memang untuk beberapa orang akan lebih mudah dijalankan. Beberapa alasan mengapa bisnis fesyen lebih mudah dijalankan, tentunya karena umur dari produk tersebut yang dapat bertahan sangat lama sehingga kalian sebagai pelaku bisnis tidka perlu pusing memikirkan jika barang belum juga dibeli oleh konsumen.

Seperti halnya dengan salah satu bisnis fesyen Yasta Fashion Pamulang. Bisnis Yasta Fashion Pamulang ini merupakan salah satu jenis UKM yang bergerak pada industri mode. Industri mode atau fesyen yang diberi nama Yasta Fashion Pamulang tersebut memang didirikan dengan usaha yang cederung ringan. Meskipun usaha mendirikan bisnis tersebut ringan, Yasta Fashion Pamulang tetap bisa mendulang laba.  Bahkan, laba yang dihasilkan Yasta Fashion Pamulang bisa dikatakan cenderung tinggi, lho. Nominal omzet yang berhasil dibuat oleh Yasta Fashion Pamulang adalah sekitar 80 Juta. Wah, mantap banget, kan?

Yasta Fashion Pamulang tersebiut didirikan oleh seorang lelaki dengan nama Yadi. Pria ini mendirikan Yasta Fashion Pamulang selama 3 tahun lebih. Yadi mengaku bahwa ia membuat bisnis Yasta Fashion Pamulang ini dengan modal yang sangat minim. Namun, siapa disangka, Yasta Fashion Pamulang saat ini berhasil mendulang omzet lebih dari 80 juta Rupiah.

Yasta Fashion Pamulang saat ini menjual berbagai jenis fesyen yang bisa dibilang cukup lengkap. Barang – barang fesyen yang dijual di Yasta Fashion Pamulang terdiri dari baju anak – anak, pakaian wanita, dan juga baju – baju muslimah yang tentunya akan dibutuhkan konsumen dengan berbagai kalangan. Saat Yadi menjalankan Yasta Fashion Pamulang, ia mengaku bahwa sampai saat ini, belum menemukan maslaha besar atau kendala dalam berbisnis. Bahkan, ia dengan mudahnya mendistribusikan bisnis Yasta Fashion Pamulang sampai ke pelosok Indonesia. Keren banget, ya!

Yasta Fashion Pamulang juga sangat mengandalkan teknik atau strategi marketing digital. Oleh karena itu, ia dengan rajin melakukan update pada sosial media seperti Instagram. Yasta Fashion Pamulang memiliki akun Instagram yang bisa kalian follow untuk dijadikan acuan berbisnis, lho, Sobat UKM. Nama akun Instagram dari Yasta Fashion Pamulang adalah @yastafashion.

Meskipun saat ini pandemi sedang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia, banyak sekali bisnis yang berhasil bertahan, salah satunya tentu Yasta Fashion tersebut. Dalam menjalankan bisnis saat krisis Covid – 19 Corona, tentu kalian perlu melakukan beberapa trik agar bisnis kalian tidak sampai tumbang dan gulung tikar. Untuk itu, baca dengan lengkap panduan bisnis selama pandemi GRATIS. Caranya mudah, kalian bisa langsung klik banner di bawah ini. Ingat, ini BUKAN SPAM, kok.

Artikel Terkait

Jualan Baju Omset 80 JUTA Sebulan!!!

Iskandar Rumi

Mempertahankan Bisnis Distro di Saat Pandemi: Cast Distro

marsha

Kopi Aceh Yang Bakal Mendunia “KOPIPAKCAMAT”

Iskandar Rumi