Solusiukm
Bisnis

Panduan Super Gampang Memisahkan Uang Pribadi dan Usaha

Dalam memulai bisnis, pasti kalian membutuhkan banyak sekali pengaturan. Hal – hal dalam bisnis yang perlu lebih diatur tentu perlu penanganan yang baik. Dengan melakukan pengaturan atau manage pada bisnis, hasil yang dituju dari bisnis kalian tentu akan lebih terasa. Jika kita hanya sekedar menjalankan bisnis, tanpa dengan disiplin mengatur keuangan, maka besar kemungkinan bisnis yang kalian jalankan akan mengalami kehancuran, lho, Sobat UKM.

Untuk itu, sebagai pelaku bisnis, kalian harus dengan lihai melakukan pengaturan. Pengaturan yang dimaksud tentunya adalah segala hal yang berkaitan dengan bisnis yang kalian jalankan. Salah satu hal yang sangat wajib diatur dalam bisnis tentunya masalah keuangan internal.

Masalah yang sangat sering ditemui dari bisnis – bisnis yang telah berjalan adalah menyepelekan soal keuangan usaha. Salah satu hal yang paling malas dilakukan, adalah mengelola keuangan dengan memisahkan uang pribadi dan usaha. Meskipun terdengar sederhana, namun memisahkan uang pribadi dan usaha membutuhkan niat dan disiplin yang sangat tinggi. Banyak sekali pelaku usaha yang malas dan menjadi tidak memisahkan uang pribadi dan usaha. Jika kalian sebagai pelau usaha tidak memisahkan uang pribadi dan usaha, maka bisnis yang kalian jalankan akan ruwet dan bahkan menjadi gulung tikar.

Yuk, simak tips paling jitu untuk kalian pelaku bisnis UKM agar bisa memisahkan uang pribadi dan usaha:

 

Langsung buat rekening beda, bisa beda bank juga

Yang paling pertama dan wajib dilakukan untuk memisahkan uang pribadi dan usaha adalah membuat dua rekening. Kalian bisa memilih bank yang sama namun beda rekening, atau bahkan beda bank. Beberapa dari pelaku usaha lebih suka membedakan via bank yang digunakan. Dua rekening bank yang digunakan dipakai untuk dua jenis kebutuhan. Rekening pertama digunakan untuk uang milik pribadi, yang kedua digunakan khusus untuk uang bisnis.

Saat kalian dengan disiplin memisahkan dua kelompok uang yang kalian miliki, kalian tentu menjadi lebih jernih dalam mengambil keputusan – keputusan bisnis. Jika kalian masih mencampur aduk uang bisnis dan uang pribadi, nominal rugi atau laba yang didapat tidak akan terdeteksi dengan jelas.

Disiplin harus memisahkan

Saat kalian menjalankan memisahkan uang pribadi dan usaha, kalian tentu harus lebih disiplin untuk menjalankannya. Jangan sampai kalian terlena sehingga merasa malas untuk mengerjakan memisahkan uang pribadi dan usaha. Jika kalian tidak disiplin, maka akan sia – sia usaha untuk mengetahui uang bisnis kalian sedang untung atau justru minus.

Catat detail setiap minggu

Hal kecil seperti melakukan pencatatan setiap minggu akan membantu proses memisahkan uang pribadi dan usaha. Dengan melakukan pencatatan setiap minggu, tentu akan lebih memudahkan nanti rekap data saat akhir bulan. Maka dari itu, wajib bagi kalian untuk melakukan pencatatan data memisahkan uang pribadi dan usaha setiap minggunya. Jangan lupa untuk catat juga uang masuk dan uang keluar, juga hutang piutang bisnis kalian jika ada. Dengan melakukan pencatatan ini, maka proses memisahkan uang pribadi dan usaha akan bisa lebih mudah.

Segera analisa dalam durasi sebulan

Jika langkah – langkah di atas sudah selesai dkerjakan, maka saatnya untukĀ  analisa setiap bulan. Setelah memisahkan uang pribadi dan usaha, maka uang usaha perlu kalian telaah lebih rinci. Pengecekan ulang data untuk uang usaha tentunya akan jauh lebih jelas, lebih mudah saat kalian tahu pasti berapa jumlah uang bisnis yang kalian miliki. Analisa keuangan usaha kalian dengan telitit. Cek apa bisnis kalian rugi atau justru untung tinggi.

Artikel Terkait

BLT Per-UMKM Dapet 2,4 Juta! Bisnis Kalian Dapet, kan?

marsha

Ini Daftar Usaha Modal 1 Juta di Masa Pandemi

marsha

6 Cara Jitu Membuat Bisnis Online Kamu Berkembang

marsha