a

Pelajari Dampak PSBB untuk Bisnis. Semoga Ngga Kaget!

Kalian semua tentu tidak asing dengan sebutan PSBB, bukan? PSBB sendiri sering digaungkan pada akhir – akhir ini. PSBB sendiri adalah sebuah kependekan dari Pembatasan Sosial Berskala Besar. PSBB tersebut dilakukan secara masif dan wajib dijalankan oleh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali. Usaha Pembatasan Sosial Skala Besar tersebut dilakukan pemerintah guna memutus rantai pemyebaran dari penyakit Covid – 19 Corona.

Tentunya, dalam usaha ini, yang akan mengalami perubahan drastis adalah mereka – mereka yang memiliki pekerjaan sebagai pelaku usaha seperti kalian para Sobat UKM. Dikutip melalui media Bisnis.com, bahwa dalam menjalankan aturan tersebut, akan memiliki dampak PSBB untuk bisnis sehingga banyak yang perlu dibenahi oleh pemerintah. Shinta W sebagai Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia atau biasa disingkat dengan Apindo memberikan pernyataan, bahwa secara umum, para pelaku bisnis sangat memberikan apresiasi dan dukungan terhadap kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan juga pemprov Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

“Memang disebutkan ada 8 sektor usaha yang diizinkan beroperasi selama masa PSBB. Namun, faktanya di lapangan, komunikasi mengenai pemberlakuan peraturan ini belum dinilai efektif dan terkesan tergesa-gesa sehingga dampaknya masih banyak perusahaan yang belum aware,” jelas Shinta W sebagai Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia mengenai dampak PSBB bagi bisnis.

Ia memberikan feedback atau saran untuk pemerintah mengenai peraturan PSBB untuk bisnis tersebut perlu dipikirkan lebih matanga agar dampak yang dihasillkan PSBB tersebut dapat matang sehingga mengurangi efek – efek buruk. Ia merasa agar dampak PSBB untuk bisnis dapat lebih diminimalis efek jeleknya dengan komunikasi yang kuat dan luas, agar pelaku bisnis tanah air dapat melakukan persiapan yang matang guna mengahdapi dampak PSBB untuk bisnis – bisnis mereka.

Hal ini penting dilakukan, karena dampak PSBB untuk bisnis tentu akan sangat amat terasa. Pada sisi ekonomi, dampak PSBB untuk bisnis sangat terasa drastis sehingga pelaku usaha merasa terkaget – kaget dan merasa tidak cukup bersiap diri. Geliat bisnis akibat PSBB untuk bisnis Indonesia mulai tampak tertekan. Fakta dari dampak PSBB untuk bisnis tercermin dengan jelas pada PMI Manufaktur Indonesia yang terkontraksi ke level 45,33 pada Maret 2020 sebelum adanya PSBB.

Shinta W sebagai Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia memberikan pernyataan terhadap fenomena PSBB untuk bisnis tanah air, “Dengan adanya PSBB, saya menilai akan ada penambahan beberapa industri  yang menurunkan kapasitasnya walaupun mereka termasuk daftar industri yang diperbolehkan beroperasi. Ini bukan hanya masalah pasar, tetapi bahan baku dan operasional yang terbatas akibat pergerakan rantai pasok yang lebih tertekan karena adanya PSBB.”

Sebagai analisa dampak PSBB untuk bisnis, jika peraturan PSBB diperpanjang, pelaku bisnis tentu akan ikut mentaati peraturan tersebut. Namun, sebagai strategi PSBB untuk bisnis yang mereka jalani, mereka tentu membutuhkan strategi – strategi yang lebih spesifik, hati, dan bijaksana. Akan sangat berbahaya jika pelaku bisnis mengambil tindakan agresif tergesa – gesa sebagai dampak PSBB untuk bisnis. Banyak sekali hal yang perlu dipersiapkan para pelaku usaha untuk tetap mensiasati PSBB untuk bisnis, seperti mempelajari celah – celah berbisnis pada ranah digital atau online. Jalur online dan digital tentunya menjadi salah satu opsi paling baik agar dapat tetap bertahan pada situasi sulit dan keputusan PSBB untuk bisnis yang mereka jalani. Tentu PSBB tidak bisa dijadikan alasan mereka tidak bisa produktif mencari uang dan penghasilan, bukan? Terlebih mereka juga memiliki karyawan – karyawan yang menggantung nasib mereka pada bisnis dari pelaku usaha tersebut.

Saran lainnya yang diungkap kan oleh Shinta W mengenai dampak PSBB untuk bisnis adalah untuk lebih bijak dalam melakukan pengawasan. Hal ini diharapkan PSBB tersebut benar – benar membatasi masyarakat yang tidak memiliki urgensi kepentingan, dan tetap membiarkan mobilisasi atau pergerakan kebutuhan primer masyarakat. Tentunya, hal ini diharapkan agar pelaku bisnis yang terkena dampak PSBB untuk bisnis milik mereka dapat terus bergerak dan memutar roda ekonomi.

Tentunya PSBB untuk bisnis akan memiliki dampak besar dan mengagetkan ya, Sobat UKM? Kami tim Solusi UKM berharap untuk kalian pelaku bisnis UKM dapat terus bertahan dalam mencari penghasilan lewat berbisnis, dan bisa produktif tanpa mengalami hal – hal negatif. Meskipun begitu, wajib untuk kalian tetap membuka mata dalam segala hal yang terjadi pada dunia bisnis terutama selama masa pandemi Covid – 19 Corona seperti saat ini.

Untuk meminimalisir dampak buruk PSBB untuk bisnis kalian, kalian bisa mempelajari alur usaha saat Covid – 19 Corona ini dengan membaca banyak pengetahuan melalui E-book dari kami tim Solusi UKM, GRATIS! Kami berikan secara cuma – cuma sebagai bentuk dukungan kami terhadap pelaku bisnis tanah air. Caranya ngga repot sama sekali, lho! Tinggal langsung klik banner di bawah ini, ya!

Share With:
Rate This Article
avatar
trackback
Ini Tips Paling Oke Membangun Bisnis Keluargan Part 1: - Solusiukm

[…] orang tua untuk meneruskan bisnis keluarga dan merasa kebingungan sehingga mencari tips membangun bisnis keluarga. Saat melihat perusahaan seperti Sampoerna, tentu di benak kalian merasa bisnis tersebut sukses dan […]