Solusiukm
Bisnis

Peluang Bisnis: Harga Sepeda Lipat Bekas Lebih Mahal

Sepeda lipat bekas saat ini merupakan suatu hal yang bisa dijadikan sebuah ide bisnis kekinian. Ide bisnis sepeda lipat bekas ini dapat menjadi ide bisnis yang baik disebabkan dari fakta sepeda lipat bekas yang ternyata bsia lebih mahal dibandingkan sepeda baru. Harga sepeda lipat bekas lebih mahal bisa terjadi terutama bagi sepeda lipat yang edisi tipenya sulit dicari. Tren menggunakan sepeda lipat untuk berkeliling juga merupakan tren baru yang sedang digemari masyarakat. Pandemi dari virus Covid – 19 Corona yang melanda sebagian besar negara di dunia menyebabkan tren – tren baru yang muncul di masyarakat. Ditambah dengan bisnis – bisnis yang sedang mengalami krisis disebabkan karena pandemi virus tersebut menambah beban masyarakat semakin besar.

Dengan semua masalah – masalah di atas yang pada akhirnya membuat pergeseran kebiasaan dari masyarakat juga terjadi. Saat ini banyak sekali masyarakat yang gemar bersepeda dengan menggunakan jenis sepeda lipat. Banyak masyarakat yang akhirnya memburu berbagai macam sepeda terutama jenis sepeda lipat dengan model kekinian dan modern. Disebabkan oleh tingginya keinginan masyarakat untuk membeli sepeda lipat, sering terjadi sepeda lipat menjadi barang yang sulit dicari karena berulang kali diborong oleh masyarakat. Dikutip melalui media Kumparan, seorang penggemar sepeda lipat bernama Wijaya berkata bahwa ia sudah berulang kali kehabiasan tipe sepeda lipat incarannya.

Dengan fenomena seperti ini yang akhirnya membuat harga sepeda lipat dalam bisnis semakin melmbung tinggi termasuk harga sepeda lipat bekas. Bahkan, sepeda lipat bekas bisa dipatok dengan harga yang jauh lebih tinggi dibanding jenis sepeda lipat yang baru, lho! Gokil, kan? Meskipun harga sepeda lipat bekas dipatok lebih mahal dibanding harga sepeda baru, Wijaya mengaku tetap melakukan pembelian terhadap sepeda lipat bekas tersebut.

Wijaya mengaku, harga sepeda lipat bariu tipe incarannya hanya berharga Rp 6,8 juta. Namun, karena sepeda lipat jenis tersebut dengan kondisi baru sudah sangat susah dicari, Wijaya akhirnya mencari opsi lain dengan melakukan riset mengenai sepeda lipat bekas tipe incarannya.

Tidak disangka, Wijaya jurstru menemukan fakta mengejutkan bahwa harga sepeda lipat bekas incaran miliknya lebih mahal jika dibandingkan harga sepeda baru. Harga sepeda lipat bekas incarannya adalah Rp 8 juta, padahal harga sepeda lipat barunya adalah Rp 6,8 juta. Tentu ini merupakan perbedaan harga yang jauh, bukan?

 

Seperti dikutip dari media Kumparan, Wijaya sebagai konsumen setia memang telah mengalami kesulitan dalam mencari sepeda lipat dengan merek Dahon, Tern, sampai Polygon Urbano. Dari merek – merek tersebut, Wijaya mengalami kehabisan stok dan pada akhirnya ia menetapkan pilihan untuk membeli sepeda lipat bekas Dahon Ion Chicago. Hal itu berarti Wijaya tetap membeli sepeda bekas lipat dengan harga yang lebih mahal ketimbang harga sepeda lipat dengan kondisi baru. Keinginan yang besar dari pecinta sepeda lipat untuk memiliki sepeda lipat jenis tertentu yang membuat peluang bisnis sepeda lipat bekas menjadi besar.

 

Sulitnya mencari jenis sepeda lipat tertentu dengan kondisi baru membuat semua orang bertanya – tanya, kira – kira apa saja penyebab sulit dicarinya sepeda lipat jenis tertentu tersebut. Beberapa alasan yang membuat sepeda lipat jenis tertentu sulit dicari. Salahs atu dari alasan tersebut adalah produksi pabrik yang memang dibatasi karena masa pandemi Covid – 19 Corona, atau memang stok benar – benar habis diborong oleh pecinta sepeda yang tersebar di seluruh dunia.

Wijaya tidak bisa memastikan stok sepeda lipat yang habis tersebut apakah karena produksi di pabrik yang memang terbatas atau peminatnya sedang melonjak tinggi. Namun yang pasti, stok terbatas itu yang membuat harganya melambung tinggi.
Atas semua fakta – fakta di atas yang akhirnya membuat sepeda lipat bekas bisa menjadi salah satu bisnis yang diminati. Menjual sepeda lipat bekas dapat menjadi sebuah usaha yang mendatangkan untung bagi kalian pelaku – pelaku usaha yang jeli memaksimalkan tanda keuntungan tersebut. Terlebih lagi kebutuhan masyarakat untuk menjalankan gaya hidup sehat ini akan terus berlangsung lama, ditambah dengan masa pandemi Covid – 19 Corona yang tidak henti – hentinya menerjang.
Selamat mencoba bisnis sepeda lipat bekas, yaaa, Sobat UKM!
Agar bisnis kalian di saat pandemi Covid – 19 Corona dapat terhindar dari bangkrut, penting untuk kalian lebih update mengenai tips bisnis terkini dalam melawan krisis pandemi. Tim Solusi UKM memberikan BUKU – BUKU GRATIS tentang PANDUAN UKM SELAMA MASA COVID – 19 CORONA. Ngga ribet dan BUKAN SPAM. Yuk, langsung ambil buku – bukunya dengan klik banner di bawah ini, yaa! Bersama – sama kita berjuang agar UKM – UKM Indonesia kuat bertahan dalam menerjang masa pandemi Covid – 19 Corona!

Artikel Terkait

Omzet Ratusan Juta; Kelar Covid, Yuk Coba Bisnis Jasa Titip!

marsha

Jangan Egois, Bisnis Enakan Ada Partnernya, lho! Cek Alasannya di Sini:

marsha

Sebelum Memilih Nama Brand, Pikirkan 7 Cara Menentukan Nama Brand Agar Mudah Masuk Pasar

Iskandar Rumi