a

Pempek Ladas, UKM Asal Palembang yang Menjadikan Instagram ‘Senjata’ Jualan

Doyan banget makan pempek? Kalo kamu penggemar pempek, kamu wajib mencoba pempek yang satu ini loh, yakni Pempek Ladas. Jangan kaget, kalo pempek satu ini tidak seperti pempek-pempek pada umumnya yang terkenal karena memiliki toko fisik. Pempek ladas adalah pempek yang terkenal di media sosial.

Beberapa waktu lalu SolusiUKM beruntung bisa bertemu dan berbincang dengan Agung Tri Wahyudi pemilik Pempek Ladas yang bisnisnya sedang naik daun. Meskipun masih tergolong newbie, namun pempek asli Palembang ini sudah memiliki banyak penggemarnya loh.

Meskipun usianya belum genap satu tahun, bahkan belum genap enam bulan. Lokasi Pempek Ladas berada di Mutiara VII Blok OO no 2-3 Ciputat Sawah Baru, Tangerang Selatan. Pempek milik Agung ini benar-benar pempek asli Palembang, karena semua proses produksi dilakukan di Palembang, setelah itu dikirimkan ke Jakarta sebelum di distribusikan ke berbagai kota di Indonesia.

Sejak lama, Agung sudah memiliki passion di bidang food & beverages, sehingga ia memutuskan untuk membuka usaha Pempek Ladas. Ada banyak pilihan bisnis kuliner yang bisa dijual, namun Agung memilih menjual Pempek Ladas. Selain karena pempek merupakan makanan lokal, kompetitornya pun masih sedikit. Bayangkan bila menjual makanan lain seperti ayam goreng, pizza, tingkat kompetisinya sudah sangat tinggi.

Pempek Ladas sendiri dibuat memiliki bahan baku yang sebenarnya sama dengan pempek pada umumnya, tetapi ada resep rahasia yang tidak diungkapkan oleh Agung.

Baca Juga : 7 Bisnis yang Cocok untuk Wanita, Bisa Buat Ibu Rumah Tangga maupun Wanita Karir

Varian pempek yang disediakan Pempek Ladas pun cukup banyak, mulai dari pempek kapal selam, pempek lenggang, pempek lenjer, pempek ada’an, pempek keriting, pempek krispi dan pempek kulit. Pempek Ladas memiliki tekstur yang empuk, lembut dan daging ikan yang sangat terasa tapi tidak berbau amis.

Rasa memang tidak berbohong, banyak pelanggan yang sudah menjadi pelanggan loyal dari pempek Ladas hingga selalu melakukan pembelian lagi dan lagi. Bahkan menjadi reseller Pempek Ladas. Hingga saat ini Pempek Ladas memiliki pelanggan loyal sekitar 20-30 orang.

Instagram Sebagai ‘Senjata’ Pemasaran & Penjualan

Jumlah pengguna Instagram yang terus meningkat setiap tahun menjadikan Instagram sebagai media sosial populer yang layak untuk dijadikan ‘senjata’ pemasaran bagi pemilik UKM. Seperti yang dilakukan oleh Agung untuk menjual Pempek Ladas miliknya, ia hanya memanfaatkan Instagram sebagai sarana pemasaran.

Pemasaran Pempek Ladas saat ini dilakukan secara online maupun offline. Pemasaran online Pempek Ladas menggunakan sosial media Instagram. Untuk pemasaran offline, Pempek Ladas bekerjasama dengan koperasi perusahaan dan dijual di toko fisik.

Menurut Agung, foto dan video yang menarik merupakan kunci dari pemasaran melalui instagram. Selain itu Pempek Ladas menggunakan influencer di instagram untuk mempromosikan produknya. Bila ingin membeli Pempek Ladas, bisa dibeli langsung di toko fisik yang berada di Ciputat, atau mengunjungi instagramnya di www.instagram.com/pempekladas. Anda pasti tidak akan menyesal.

Membangun Tim Reseller

Pempek Ladas membuka kerjasama untuk menjadi reseller/mitra dengan minimal pembelian 10-50 pc. Saat ini mitra Pempek Ladas sudah ada di beberapa kota besar, dan terdapat sekitar 2-30 mitra/reseller yang tersebar di wilayah Jakarta, Malang, & Tangerang Selatan.

Untuk menjaga kualitas Pempek Ladas, pengiriman hanya dapat dilakukan ke kota yang sudah terjangkau oleh JNE YES. Untuk wilayah Jabodetabek sendiri dapat dikirim dengan layanan GOSEND sehingga dapat sampai di hari yang sama dengan jarak tempuh maksimal dari tempat penyimpanan 40 Km. Harga pengiriman dengan GOSEND dikenakan tarif Rp 15.000 saja untuk jarak kurang maksimal 40 KM.

Baca Juga : Ingin Meminjam Modal Usaha dari Startup Fintech Lending? Ini Kiatnya!

Memahami Model Bisnis

Agung berpesan kepada teman-teman yang ingin memulai usaha dan pemilik UKM lainnya. “Kita harus memahami model bisnis yang akan dijalankan. Pertama yaitu menentukan segmen pasarnya. Kedua menentukan produk atau jasa apa yang ditawarkan. Produk atau jasa yang ditawarkan ini harus bisa menyelesaikan masalah pelanggan,” kata Agung.

Ketiga jangan lupakan channel distribusi. Harus jelas bagaimana pelanggan dapat memperoleh produk atau pelayanan yang dijual, baik secara online atau offline. Keempat bagaimana membangun dan menjaga relasi dengan pelanggan. “Kelima mengetahui darimana sumber pendapatan bisnisnya, misalnya dari penjualan produk, menjual jasa, komisi, menjual iklan, dan sebagainya,” lanjutnya.

Agung melanjutkan, mengetahui sumber daya apa saja yang diperlukan untuk memproduksi barang atau jasa. Misalnya saja sumber daya manusia, bahan baku, uang dan lain-lain. Menentukan aktivitas apa saja yang dilakukan untuk menghasilkan produk atau jasa, misalnya kegiatan packaging, branding, pemasaran dengan internet. Kedua hal tersebut tak boleh luput oleh pengusaha.

Dan jangan lupa menentukan partner. Siapa saja yang diajak untuk bekerja sama, seperti reseller jasa pengiriman untuk mengirimkan produk. Dan jangan lupa menentukan sumber biaya, terutama biaya pengeluaran.

Baca Juga : HUT RI ke 73 SolusiUKM Berikan Bebas Pilih Promo untuk beli Accurate Online

Pentingnya Pembukuan Bisnis

Agung menekankan bagi para pengusaha untuk tidak melupakan pembukuan dan laporan keuangan. Dengan pembukuan, sehat atau tidaknya bisnis bisa dilihat. Tetapi jika Anda tidak memiliki pembukuan, tidak ada lagi alat ukur bisnis Anda.

Saat ini memang cukup banyak pengusaha di Indonesia yang tak pandai dalam mengelola pembukuan bisnis mereka. Padahal ini penting untuk perkembangan usaha yang dijalankan. Tak perlu khawatir harus mengerti akuntansi, sebagai pengusaha Anda bisa memanfaatkan teknologi untuk pembukuan bisnis Anda.

Kalau Anda butuh aplikasi keren untuk pembukuan bisnis, Anda bisa memilih Accurate Online untuk merapihkan pembukuan usaha Anda. Accurate Online memiliki fitur lengkap dan berbasis cloud yang bisa Anda akses dimana saja, asalkan memiliki jaringan internet. Selain itu, Accurate Online bisa membantu Anda dalam mengelola laporan pajak dengan sudah terintegrasi pada e-faktur Pajak. Sehingga Anda bisa dengan mudah mengaksesnya. Penasaran dengan Accurate Online? Yuk coba gratis 30 hari!

Share With:
Rate This Article