a

Pengusaha Dilarang Baca! 5 Mitos Tentang Inovasi yang Masih Dipercayai Banyak Pemimpin

Seorang pemimpin selalu ingin dikatakan sebagai seorang innovator. “Tetapi beberapa pemimpin menganut kepercayaan yang sebenarnya menghambat kemampuan mereka untuk menciptakan masa depan,” ungkap Andrew Thomas, pendiri Skybell Video Doorbell. Kali ini SolusiUKM akan membahas mitos tentang inovasi yang sering ditemukan di berbagai perusahaan di dunia.

Definisi inovasi bagi sebagian orang akan berbeda-beda. Begitupun bagi para pemimpin di perusahaan besar, baik itu produk atau jasa yang mereka ciptakan. Ada yang menganggap bahwa inovasi merupakan proses peningkatan yang di sengaja. Beberapa juga menganggap inovasi sebagai budaya perusahaan.

Mengutip dari situs Inc.com mengenai Inovasi yang ditulis oleh pendiri Skybell Video. Ia menemukan lima mitos tentang inovasi yang ditemukannya dari berbagai perusahaan di dunia. Bahkan menjadi sebuah proses yang menghambat kemajuan bisnis Anda.

Inovasi Pekerjaan Tim Produk

Mitos tentang inovasi pertama, pernyataan dari Jake Carter, Vice President Konsultan Manajemen dan Teknologi, Carter mengatakan, “Banyak perusahaan yang gagal dalam inovasi karena tidak adanya inovasi dari pemimpin tingkat C,” katanya tegas.

Dia mengatakan, ikutilah diskusi inovasi di sebuah perusahaan besar, dan Anda mungkin akan menemukan hal yang mengejutkan. Betapa cerdasnya desainer, programmer hingga developer menjelaskan berbagai inovasi, namun kebenarannya inovasi harus datang dari atas.

Inovasi tidak boleh hanya menjadi peran CIO (Chief Innovation Officer) saja. Melainkan CEO dan pemimpin lainnya harus memikirkan masa depan. Dalam beberapa kasus, inovasi terkadang muncul dari pemimpin yang tidak berkaitan langsung dengan produk.

Inovasi Menjual Diri Mereka Sendiri

Mitos tentang inovasi kedua, tentunya banyak yang bingung. Banyak pengusaha dan pemimpin yang keliru akan hal ini. Tidak hanya di luar negeri, di Indonesia pun banyak Pemimpin seperti ini. Mitos kedua ini sangat sering ditemui dan dilakukan oleh para pengusaha. “Jika Anda membangunnya (inovasi), mereka (konsumen) akan datang.” Pernyataan yang sangat salah dan tidak pantas diungkapkan seorang pemimpin.

Anda tidak bisa hanya membuat produk luar biasa tanpa menggembar-gemborkan kepada masyarakat luas. Pelanggan tidak akan pernah tahu, jika Anda memiliki produk luar biasa tanpa Anda berinvestasi untuk membangun merek dan memasarkan produk Anda ke pasaran.

Meskipun begitu, Anda tetap harus membuat produk yang memenuhi keinginan pelanggan dan melakukan eksekusi pemasaran dengan hebat, agar pelanggan mau berbagi pengalaman menggunakan produk Anda.

Ketika Anda melakukan eksekusi. Menjalankan dua sisi pemasaran dan operasi bukanlah hal mudah. Percaya bahwa ide Anda merupakan ide yang baik, dan pelanggan akan berbondong-bondong membeli atau menggunakan merupakan omong kosong. Eksekusi adalah hal yang memisahkan antara unicorn dan badak, dan operasi yang buruk akan membunuh ide terbaik.

Pelanggan Akan Informasikan Inovasi Apa yang Harus Anda Lakukan

Mitos ketiga, terkadang menjadi hal yang ditunggu oleh para pengusaha dan perusahaan. Menunggu pelanggan memberi tahu apa yang menjadi kebutuhan mereka, baru melakukan inovasi. Mitos ini memang masuk akal: Produk dan layanan yang sukses adalah yang berhasil memetakan kebutuhan pelanggan. Ketika suatu produk atau layanan tidak sesuai, pelanggan tidak takut untuk mengatakan itu.

Sekarang masalahnya, pelanggan lebih baik menyuarakan ketidakpuasan daripada membayangkan masa depan yang berbeda? Nah tugas inovator adalah membayangkan sesuatu yang berbeda untuk bisa digunakan di masa depan.

Gunakan feedback pelanggan untuk perbaikan, tetapi jangan berharap menjadikan survei untuk inovasi. Sebaliknya, pandang ke depan bagaimana teknologi dan keinginan konsumen bisa bersatu. Pertimbangkan masalah dan peluang apa yang akan muncul di masa depan. Lalu, ciptakan solusi baru dan minta pelanggan untuk mencobanya.

Inovasi Membutuhkan Teknologi Canggih

Jika mau berinovasi, harus menggunakan teknologi canggih. Pemikiran yang cukup salah. Daripada berpikir menggunakan teknologi apa dan berapa harganya. Coba deh untuk fokus pada masalah yang sebenarnya ada.

Sebagai pemimpin, Anda harus menantang diri untuk bisa menyelesaikan masalah dalam satu kalimat. Kemudian, pertimbangkan cara termudah dan termurah yang bisa segera Anda lakukan. Jika mereka melibatkan teknologi, hebat-tetapi menyadari bahwa mencapai pasar, inovasi harus menguntungkan.

Inovasi Tentang Pergi Ke Bulan

Banyak perusahaan dan pemimpin yang berpikir bahwa inovasi tentang lompatan quo. Seperti Google menemukan mesin pencari. Jika kita berpikir lebih luas, Inovasi lebih dari itu. Pergi ke bulan tentunya bukan satu-satunya inovasi.

Ada banyak cara untuk menemukan inovasi. Cobalah untuk berpikir lebih dalam untuk menemukan inovasi yang cocok dan sesuai dengan apa yang menjadi keinginan pelanggan dan bisa menyesuaikan keinginan pelanggan di masa depan.

Inovasi tidak pernah mudah dilakukan, tetapi akan lebih sulit jika Anda percaya dengan lima mitos di atas. Investasikan waktu dan energi Anda untuk belajar inovasi dan bagaimana memunculkan ide-ide hebat. Mungkin apa yang Anda yakini saat ini bukanlah sesuatu yang benar sama sekali.

Share With:
Rate This Article