a

Prinsip 7C ala Aprindo Agar Bisnis Bertahan Lama

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) merupakan salah satu wadah yang memfasilitasi perkembangan para pengusaha di tanah air. Tak sekadar menjadi tempat untuk saling berbagi informasi, Aprindo juga membantu memberikan saran kepada pemerintah tentang regulasi industri ritel Indonesia. Di sisi lain, Aprindo juga gencar memberikan banyak ilmu baru kepada para pengusaha agar iklim bisnis di Indonesia senantiasa lancar.

Roy Mandey selaku ketua Aprindo pernah menjelaskan tentang prinsip 7C yang penting untuk membuat bisnis bertahan lama. Kalau Anda ingin bisnis Anda langgeng dan jauh dari risiko bangkrut, alangkah lebih baik jika Anda menerapkan prinsip 7C berikut ini:

Community

Banyak pebisnis yang sibuk mengembangkan bisnis sampai lupa membangun komunitas yang sulit. Padahal, komunitas adalah bekal yang penting untuk memperkuat pondasi bisnis. Para pebisnis harus membangun komunitas dengan sesama pebisnis, supplier, pelanggan, dan masyarakat. Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) juga penting untuk memperkuat relasi dengan masyarakat.

Customization

Setiap bisnis harus peka melakukan kustomisasi seiring dengan berjalannya waktu. Karena bisnis yang dapat bertahan lama adalah bisnis yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Jangan hanya menjalankan bisnis untuk memperoleh keuntungan besar. Sebab kebutuhan masyarakat adalah prioritas yang penting bagi keberlangsungan bisnis Anda.

Connectivity

Konektivitas merupakan hal penting yang tak boleh luput dari perhatian Anda. Selain toko fisik, Anda juga harus bisa menjangkau pangsa pasar yang lebih luas. Manfaatkan jaringan internet dan jasa pengiriman barang untuk memperluas target pasar Anda. Cara yang paling umum yaitu membuat toko online dan melakukan promosi melalui media sosial.

Convenience

Hal apa yang diharapkan pelanggan ketika mempercayai bisnis Anda?

Selain menginginkan harga yang terjangkau, kenyamanan (convenience) juga menjadi hal yang tak kalah penting. Anda dan staf harus memiliki jiwa melayani agar pelanggan merasa diperhatikan. Kenyamanan juga bisa dirasakan pelanggan melalui sikap lapang dada ketika menerima saran dan kritik. Sehingga pelanggan pun tak sungkan mengomentari hal-hal yang dianggap kurang sesuai dengan ekspektasi. Tidak semua bisnis bisa memberikan kenyamanan yang membuat pelanggannya setia dengan bisnis tersebut.

Content

Masyarakat selalu butuh inovasi produk baru untuk mendukung kebutuhannya. Contohnya, produk teh dalam kemasan gelas plastik yang mulai digemari sejak lima tahun terakhir. Itulah yang menyebabkan Anda harus peka dan inovatif dalam menyiapkan konten produk. Supaya produk Anda benar-benar menarik, bermanfaat, dan bisa diterima oleh khalayak ramai.

Curation and Choice

Kurasi (kegiatan mengelola sesuatu) dan pilihan adalah dua aspek utama yang juga harus diperhatikan seorang pebisnis. Jadi, pebisnis tak perlu ragu untuk menghentikan produksi atau pembelian barang yang sudah tidak diminati pelanggan. Karena pelanggan masa kini semakin cerdas memilih produk yang lebih menarik dan bermanfaat.  

Control

Sesibuk apa pun Anda, tetap saja Anda harus melakukan kontrol penuh terhadap bisnis yang Anda jalankan. Kendali bisnis bukan hanya tentang inovasi dan manajemen saja. Urusan keuangan pun tak boleh luput dari perhatian Anda.

Kini, Anda bisa mengelola kondisi keuangan bisnis secara mudah bila Anda menggunakan Accurate Online. Karena software pembukuan tersebut memiliki fitur yang praktis dan fungsional. Anda bisa melakukan tahapan pembukuan mulai dari pencatatan hingga membuat laporan keuangan, hingga laporan pajak.

Untuk keamanan, Anda tidak perlu takut. Karena Accurate Online memiliki sistem keamanan yang sangat aman. Bahkan data Accurate Online bisa disimpan pada database server milik usaha Anda sendiri.  Penyimpanan data pada Accurate Online sangat aman karena dilengkapi dengan sistem server bertingkat.

Kalau Anda mulai menerapkan prinsip 7C tersebut dari sekarang, niscaya bisnis Anda akan memiliki pondasi kuat untuk bertahan lama. Ancaman kebangkrutan pun tak akan menjadi momok menakutkan bagi Anda. Sebab Anda sudah memahami cara untuk mencegahnya dan memahami bagaimana menghadapi risiko-risiko yang akan terjadi selama menjalankan bisnis.

Share With:
Rate This Article