a

Tahukah Anda Bagaimana Cara Menjadi Start Up Bernilai 1 Milliar Dollar? 5 Trik jadi Startup Unicorn

Semua raksasa bisnis awalnya pasti dikembangkan dari bisnis kecil-kecilan. Anda bisa mempelajari kesuksesan Gojek, BukaLapak, Tokopedia, dan Traveloka sebagai contoh. Keempat startup unicorn kebanggaan Indonesia tersebut juga berawal dari modal minim dan berbagai keterbatasan lainnya. Namun, impian menjadi startup unicorn bukanlah hal yang mustahil jika Anda melakukan langkah-langkah yang tepat.

Kalau saat ini Anda sedang merintis startup, pasti Anda ingin startup tersebut menjelma menjadi startup unicorn di masa mendatang. Namun sebelum membahas caranya, Anda harus tahu dulu apa yang di maksud dengan startup unicorn.

Kita akan bahas secara rinci sebelum mencari tahu bagaimana sebuah Startup bisa menjadi unicorn. Karena sebelum mengetahui caranya, Anda pun harus bagaimana sebuah startup bisa dikatakan unicorn.

Start Up Unicorn

Start Up Unicorn merupakan start up yang memiliki nilai valuasi di atas US$ 1 miliar (lebih dari Rp 14 triliun). Valuasi sendiri adalah nilai ekonomi dari sebuah bisnis. Menurut Tech In Asia, seorang pengusaha StartUp yang ingin mendapatkan pendanaan dari investor harus bisa menghitung valuasi bisnis.

Cara tersebut sangat penting, agar pengusaha bisa dengan mudah menentukan persentase saham yang diberikan kepada investor. Valuasi juga penting untuk menghitung harga jual ketika ada perusahaan lain yang ingin mengakuisisi perusahaan Anda.

Dalam perusahaan konvensional cara menghitung valuasi adalah dengan menghitung nilai ekonomi dari bisnis tersebut. Misal perusahaan memiliki nilai valuasi sebesar Rp 2 triliun, maka siapapun yang ingin membeli perusahaan tersebut harus menyediakan dana sebesar Rp 2 triliun. Angka valuasi juga digunakan untuk mengukur potensi bisnis dari perusahaan tersebut.

Bahkan perhitungan nilai valuasi antara perusahaan konvensional dengan start up berbeda. SolusiUKM akan tampilkan bagaimana perbedaan penghitungan valuasi perusahaan konvensional dan start up.

Cara Hitung Valuasi Perusahaan Konvensional:
  • Nilai Perusahaan di Pasar Saham
  • Nilai dari jenis saham yang dimiliki
  • Utang Perusahaan
  • Uang Tunai yang Dimiliki Perusahaan

Cara Menghitung Valuasi Start Up tentunya berbeda dengan perusahaan konvensional. Karena terkadang Start Up belum memiliki keuntungan. Namun terkadang investor melihat dari sisi lain seperti :

  • Jumlah dan nominal transaksi
  • Jumlah pengguna
  • Teknologi produk
  • Kualitas tim
  • Kompetitor

Begitula cara melihat valuasi dari sebuah Start Up sebelum menjadi Unicorn. Lalu bagaimana sebuah start up bisa menjadi unicorn? Anda bisa mewujudkan keinginan itu bila memperhatikan beberapa hal ini:

Fokus kepada Pemecahan Masalah

Semua startup yang berhasil mendapatkan predikat sebagai startup unicorn berawal dari satu hal sama, yaitu fokus kepada pemecahan masalah. Misalnya, Gojek yang menjadi satu-satunya startup unicorn di bidang ride sharing.

Sang pendiri Gojek, Nadiem Makarim, awalnya fokus untuk menyelesaikan masalah transportasi yang terjadi di kota-kota besar Indonesia. Niat untuk meminimalkan kemacetan dan melakukan koordinasi terhadap pengemudi ojek konvensional merupakan bagian erat dari pemecahan masalah.

Ada pula kisah sukses Traveloka yang membuat proses reservasi hotel dan transportasi umum menjadi lebih praktis dan aman. Fokus tersebut akan mengarahkan startup Anda untuk mengembangkan inovasi terbaru. Sehingga nanti popularitas startup Anda semakin meningkat dan dilirik oleh para investor.

Pengelolaan Keuangan yang Sistematis

Pengelolaan keuangan startup merupakan salah satu hal yang menjadi fokus investor sebelum menanamkan modal. Oleh sebab itu, Anda harus mampu menunjukkan sistem pengelolaan keuangan yang transparan dan tepat guna. Kini, Anda juga bisa mengandalkan Accurate Online untuk urusan pengelolaan keuangan. Accurate Online adalah software laporan keuangan berbasis cloud yang berbahasa Indonesia.

Dengan adanya platform pembukuan Accurate Online tentunya Anda bisa dengan mudah mengetahui berapa nilai profit yang start up Anda dapatkan. Sehingga bisa membantu Anda lebih mudah dalam menghitung valuasi startup Anda.

Sistem pengelolaan keuangan yang rapi nanti akan menjadi daya tarik bagi para investor. Predikat startup unicorn bisa dicapai jika sudah mendapatkan suntikan investasi lebih dari US$ 1 miliar. Menarik bukan?

Ekspansi ke Kancah Internasional

Jika ingin startup Anda semakin dikenal dan berpeluang mendapatkan pendanaan besar, Anda juga wajib mengembangkannya ke kancah internasional. Inovasi yang bisa Anda berikan kepada masyarakat dunia akan menjadi kekuatan startup Anda.

Sehingga startup Anda bisa mengungguli persaingan dengan startup sejenis. Jangan lupa mempelajari karakteristik negara yang akan menjadi target pengembangan startup Anda selanjutnya. Contoh konkretnya adalah Gojek yang beradaptasi dengan kondisi Vietnam dan Singapura sebelum melakukan ekspansi di negara tersebut.

Memperhatikan Feedback dari Pelanggan

Ketika meluncurkan suatu produk atau jasa, startup harus memperhatikan feedback dari pelanggan. Karena feedback tersebut sangat bermanfaat untuk melakukan perbaikan berkesinambungan.

Meskipun awalnya produk atau jasa tersebut jauh dari kata sempurna, feedback dapat membantu Anda memahami kebutuhan masyarakat. Startup yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat pasti lebih mudah diterima dan lekas populer.

Gaya Promosi yang Out of The Box

Ada satu kesamaan yang bisa dicermati dari keempat startup unicorn Indonesia. Kesamaan tersebut adalah gaya promosi yang out of the box. Gojek, BukaLapak, Tokopedia, dan Traveloka sama-sama kerap menyuguhkan iklan yang nyeleneh dan mudah diingat.

Dari gaya promosi yang menarik, popularitas startup unicorn tersebut semakin meroket dan makin dikenal khalayak ramai. Hingga akhirnya orang-orang yang belum pernah memanfaatkan jasa startup pun mulai tertarik mencobanya. Proses promosi yang out of the box memang sangat dibutuhkan untuk mendukung kesuksesan suatu startup.

Jadi, siapa tahu nanti giliran startup Anda yang berhasil menyandang predikat startup unicorn di masa mendatang. Sudah waktunya untuk peka mengenali kebutuhan masyarakat dan menciptakan solusi yang tepat melalui startup Anda! (IRL)

Share With:
Rate This Article