Solusiukm
Pajak

Tahukah Anda Bayar Pajak Kendaraan Kini bisa Lewat ATM?

Bagi warga negara Indonesia yang memiliki kendaraan, mereka diwajibkan oleh pemerintah untuk membayar biaya pajak dengan nominal tertentu kepada pemerintah. Kini, pemerintah berusaha untuk mempermudah transaksi pembayaran tersebut dengan cara yang sederhana sehingga diharapkan akan memudahkan masyarakat sebagai warga negara yang taat pajak.

Seperti yang dicatat oleh tim Solusi UKM, bahwa pembayaran pajak kendaraan melalui ATM yang sudah tersedia di beberapa kota di Indonesia dinilai efektif untuk mempermudah Wajib Pajak (WP) dalam membayar pajak dan berpotensi meningkatkan ketaatan pajak.

Dengan sistem pembayaran pajak kendaraan melalui ATM diharapkan akan dapat mengurangi kontak langsung antara petugas pajak dan warga, yang mana diharapkan untuk mampu memangkas waktu antrean panjang jika pembayarannya melalui kantor Samsat.

Menurut penelitian yang dilakukan Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), terdapat hubungan kuat antara kemudahan menjalankan kewajiban dengan tingkat kepatuhan membayar pajak. Terlebih, jika kantor pelayanan pajak menambahkan tingkat akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan pajak.

“Artinya, ada korelasi langsung antara perbaikan pelayanan, kemudahan, rendahnya korupsi dengan tingkat kepatuhan dan penerimaan pajak,” ungkap Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), Yustinus Prastowo.

Namun, pembayaran menggunakan sistem tersebut juga memiliki potensi gangguan yang akan menjadi masalah, contohnya saat sistem yang ada sedang rusak atau tidak berfungsi, entah karena jaringan atau human error.  Terkait hal tersebut, dirasa perlunya sistem lain sebagai alternatif pembayaran pajak, sehingga tidak merugikan Wajib Pajak. Layanan pengesahan STNK tahunan dan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor serta SWDKLLJ (Jasa Raharja) dapat dibayarkan melalui e-channel bank yaitu ATM, teller, PPOB, mobile banking dan Internet banking bernama E-Samsat yang tersedia di beberapa provinsi di Indonesia, di antaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Depok, dan Banten.

Dengan semakin banyaknya bank yang ikut bekerja sama dalam program e-samsat ini, masyarakat akan semakin dimudahkan dalam membayar pajak tersebut. Bank-bank yang ikut bekerja sama dalam sistem tersebut adalah BJB, BRI, BNI, BCA, dan juga CIMB Niaga, yang diharapkan e-samsat dapat membuat pembayaran lebih mudah karena tidak perlu datang ke kantor Samsat.

Layanan e-samsat dinilai berhasil menghilangkan praktek percaloan dan pungutan liar (pungli) dan sesuai dengan program prioritas Kapolri mengenai layanan publik yang mudah diakses, cepat, dan bebas calo berbasis IT.

Artikel Terkait

Jadi Pengusaha Kena Pajak Ternyata Banyak Untungnya!

Iskandar Rumi

Daftar Bisnis Sampingan dari Hobi, Paling Cuan!

marsha

4 Kriteria UMKM dan Daftar Pajak UMKM yang Harus Dibayarkan

Iskandar Rumi