Solusiukm
Bisnis

Tips Buat Kalian Pelaku Bisnis Properti di Tahun 2021

Meskipun terlihat suram, namun industri bisnis properti masih berumbuh dan berkembang. Meksipun angka tumbuh tentu tidak besar jika dibandingkan dengan tahun – tahun sebelumnya saat situasi normal. Dengan tanda – tanda ini, tentunya bisnis properti di tahun 2021 akan tetap tumbuh. Meksipun kita tidak bisa pungkiri, Covid – 19 Corona ini membuat banyak industri menjadi ambruk dan terpuruk. Hal ini juga yang dirasakan oleh industri bisnis properti di Indonesia dan seluruh negara.

Berdasarkan data yang dipublikasi oleh tim Rumah.com, bisnis properti pada tahun 2021 akan mengalami perkembangan. Kegiatan – kegiatan bisnis properti masih akan ada pada tahun 2021. Dengan masih adanya minat masyarakat dalam bidang properti, tentu membuat tips bisnis properti 2021 bisa menjadi acuan yang baik. Meskipun perlu diingat, bahwa minat dari masyarakat dalam bisnis properti tentu tidak dapat setinggi tahun – tahun normal sebelum pandemi Covid – 19 Corona.

Lalu apa saja poin yang perlu diperhatikan dalam menjalankan tips bisnis properti 2021? Simak beberapa poinnya di bawah ini, ya, Sobat UKM:

Situasi yang diberi nama ‘Buyer’s Market’

Sebagai poin pertama untuk tips bisnis properti 2021 adalah buyer’s market. Kondisi buyer’s market ini merupakan situasi spesial pada geliat tips bisnis properti 2021. Uniknya, buyer’s market merupakan situasi dimana pasar bisnis properti 2021 akan menyajikan banyak sekali pilihan – pilihan. Dengan banyaknya pilihan dalam variasi bisnis properti 2021 tersebut, tentu akan membuat konsumen atau pembeli menjadi senang. Kondisi buyer’s market akan diprediksi terjadi pada tips bisnis properti 2021. Maka dari itu, situasi dari buyer’s market membuat pasar tips bisnis properti 2021 tetap diharapkan tidak terpuruk terlebih karena situasi pandemi Covid — 19 Corona.

Jarak bukan masalah

Beberapa tahun yang lalu, terdapat poin – poin yang membuat konsumen menjadi memikirkan ulang jika ingin membeli properti. Poin – poin yang menjadi pemberat dari bisnis properti adalah perihal jarak. Dulu, calon konsumen akan sangat mempertimbangkan jarak ke kantor dengan rumah yang akan dibeli. Poin jarak dapat menjadi pemicu gagalnya calon konsumen dalam membeli bisnis properti. Namun, sesuai riset dari Rumah.com, hal tersebut tidak ada lagi. Saat ini, perihal faktor dari rumah ke kantor tidak menjadi halangan untuk calon konsumen membeli bisnis properti. Diprediksi oleh tim Rumah.com, tips bisnis properti 2021 tidak perlu memusingkan faktor – faktor seperti jarak yang jauh dari pusat kota.

Mengandalkan transportasi massa

Masih melanjutkan dari poin di atas, beberapa alasan dari calon konsumen tidak memperdulikan faktor jarak, adalah karena mereka sangat mengandalkan transportasi massa. Hal ini menjadi poin kedua dari tips bisnis properti 2021. Transportasi massa yang pembangunannya selalu diciptakan dan diperbarui, membuat masyarakat merasa lebih nyaman dan aman. Faktor tersebut yang menjadi tips bisnis properti 2021 dan membuat masyarakat tidak menjadikan jarak sebagai masalah besar. MRT, kereta dalam kota, dan lain – lain selalu dilakukan pembaruan agar akses semakin mudah dijangkau tentunya oleh masayrakat sekitar DKI Jakarta.

Pemerintah yang terus membangun infrastruktur

Selain dari dua poin di atas, konsumen yang bisa santai membeli tips bisnis properti 2021 dengan jarak yang tidak dekat, adalah peran pemerintah yang juga membangun banyak akses jalan tol. Beberapa contoh dari pembangunan jalan tol adalah tol Jakarta – Cikampek II. Tol tersebut tentunya dibangun agar tol Jakarta – Cikampek I dapat berkurang tingkat kepadatannya. Seperti yang telah kita ketahui, tol Jakarta – Cikampek I telah memiliki beban kepadatan yang sangat tinggi. Oleh karena itu, turut andilnya pemerintah dalam infrastruktur membuat tips bisnis properti 2021 menjadi lebih aman untuk dijalankan.

Artikel Terkait

Alasan Kenapa Dulu Uber Kabur dari ‘Kita’

marsha

Tips Bisnis Properti Modal Kecil, CUAN Besar!

marsha

BLT Khusus UMKM Bakal Diperpanjang. Cek Persyaratan Lengkapnya di Sini:

marsha