Solusiukm
Bisnis

Tren Restoran Digital; Perkembangan Internet untuk Bisnis Makanan

Photo Source: Kerry

Memulai usaha restoran merupakan bisnis yang padat modal. Bisnis restoran bukanlah bisnis yang murah, tetapi mengharuskan pengusaha menyiapkan modal besar untuk memulainya. Kini, hal tersebut telah berubah. Meskipun Anda tidak memiliki modal besar, Anda tetap memiliki bisnis restoran dengan konsep restoran digital.

Apa yang ada di benak teman-teman mengenai restoran digital? Pasti teman-teman bingung, apa sih restoran digital. Termasuk, saya. Cukup minim referensi mengenai restoran digital. Ada yang mengatakan restoran digital, restoran yang mulai dari pelayanan hingga pembayaran menggunakan teknologi digital.

Namun, sebenarnya restoran digital sekarang sedang tumbuh pesat. Mungkin Anda sendiri merupakan salah satu penggunanya. Hingga membuat banyak orang yang memulai usaha makanan, meskipun dia tidak memiliki restoran seperti umumnya.

Restoran Digital

Tampaknya, restoran digital di Indonesia sedang naik daun. Yah restoran digital yang di maksud adalah restoran-restoran kecil yang tumbuh dan memanfaatkan digitalisasi untuk menggaet konsumen. Bahkan si konsumen tidak perlu pergi ke restoran tersebut untuk mendapatkan pesanannya.

Anda bisa mesen makanan, kapan saja, dimana saja, dan saat sedang apa saja. Tidak perlu keluar rumah, manasin mobil, macet-macetan, hingga nunggu antrian memesan makanan. Sekarang Anda tidak perlu seperti itu lagi, dengan kehadiran restoran digital.

Restoran Digital; Peluang Bisnis Menarik Di Zaman Males

Pola hidup masyarakat telah berubah. Dulu, untuk makan mereka harus pergi ke pasar atau ke tukang sayur untuk memasak. Jika malas memasak, mereka keluarkan kendaraan untuk pergi atau datang ke restoran maupun sekedar makan dipinggir jalan bersama keluarga.

Namun, sekarang polanya kembali berubah. Orang lebih malas memasak, pergi keluar rumah. Hingga ketika mereka ingin makan, mereka hanya cukup melihat-lihat di smartphone untuk mencari makanan, dan ketika mereka mendapat apa yang mereka inginkan, mereka tinggal klik dan beli.

Pola hidup masyarakat yang memiliki kecenderungan untuk bekerja hingga malam hari, membuat mereka lebih sering memesan makanan secara delivery ketimbang makan di rumah. Apalagi, perilaku tersebut didukung oleh perkembangan teknologi yang memungkinkan untuk memesan makanan melalui jaringan internet.

Pergeseran perilaku masyarakat urban ini lah yang dimanfaatkan oleh beberapa pengusaha dan beberapa start up, dan hal itu berhasil. Berkat keberadaan transportasi online, membantu munculnya restoran digital di Indonesia.

Persaingan antara Gojek dan Grab yang tidak hanya memanfaatkan angkutan penumpang, namun merambah ke jasa pengantaran makanan membuatnya sukses menumbuhkan para pebisnis restoran rumahan.

Selain itu, perkembangan internet dan digital, mendorong orang-orang untuk berjualan makanan secara online. Semakin mudah, dengan kehadiran ojek online yang mampu mengantarkan pesanan untuk dalam kota. Untuk keluar kota, para penjual makanan memanfaatkan jasa pengiriman express untuk mengirimkan paket makanan tersebut.

Tumbuhnya Penjual Makanan Online

Mungkin dahulu, kalua kita mau mencoba makanan tertentu. Kita harus pergi keluar rumah untuk membeli makanan itu. Untuk mencoba makanan di lain kota, kita harus pergi ke kota tempat makanan tersebut berada.

Tetapi sekarang hal itu sudah tidak berlaku. Anda penjual makanan sudah bisa dan mampu untuk membangun restoran tanpa harus memiliki tempat sebagaimana restoran. Anda cukup berjualan di rumah. Memamerkan setiap masakan atau makanan yang dijual melalui website maupun media sosial untuk mendapatkan pembeli.

Dengan berbagai celah ini, tentunya akan semakin memudahkan Anda untuk menciptakan bisnis kuliner online. Dengan konsep restoran digital tanpa perlu dipusingkan mengenai biaya sewa tempat strategis.

Kuncinya, ada pada teknik pengenalan dan pemasaran produk yang tepat, dan foto-foto makanan yang memanjakan mata calon konsumen, diharapkan mereka merasa tertarik untuk mencicipi bisnis restoran digital Anda.

 

Artikel Terkait

Bisnis Copywriting? Gimana Caranya??

marsha

5 Tips Efektif Menyusun Budget Perusahaan

marsha

Ekonomi 4.0 Sebelum Corona, Bisa Adaptasi?

marsha