a

Wow! Bisnis Charge dan Nasi Padang LARIS Pas Banjir!

Musibah banjir yang terjadi akhir – akhir ini membuat masyarakat menjadi kesusahan dalam melakukan berbagai aktifitas. Karena saat mencana tersebut menghampiri, aliran listrik dan berbagai fasilitas kebutuhan harian banyak terhambat. Selain aliran listrik, banyak korban – korban yang rumahnya terendam banjir tinggi rata – rata tidak memiliki akses yang cukup untuk kembali ke rumahnya dan menyelamatkan barang – barangnya. Sehingga para korban banjir kesulitan untuk makan, minum, dan lain – lainnya.

Beberapa hal ini pun dimanfaatkan menjadi lahan bisnis yaitu dengan memberikan jasa charge smartphone dan menjual makanan. Tidak disangka – sangka, bisnis saat banjir ini pun sangat laris manis dibutuhkan masyarakat terutama mereka yang terkena dampak banjir yang terjadi di banyak tempat terutama Jabodetabek.

Peluang bisnis yang dibutuhkan saat banjir beberapanya adalah bisnis charge smartphone dan warung nasi. Dikutip dari CCN Indonesia, bahwa kedua bisnis ini sangat dibutuhkan saat banjir terjadi. Seperti yang dilakukan oleh seorang pria yang tinggal di bilangan cengkareng, Jakarta Barat. Ia menjalankan bisnis saat banjir dengan tariff yang terjangkau, yaitu untuk jasa pengisian baterai smartphone hingga penuh, cukup dikenai biaya Rp. 5.000,- saja.

Sumber : www.indozone.id created by ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Ia melihat banjir sebagai peluang bisnis cemerlang karena listrik sengaja dipadamkan pada area sekitarnya karena banjir telah menggenang sejak beberapa hari yang lalu, sehingga rumah yang aliran listriknya dimatikan tidak bisa mengakses listrik. Banjir tersebut sudah lama menggenang sekitar 1,5 meter namun semakin lama semakinmerendah surut.

Banyak masyarakat yang menyerbu bisnis pria ini dan melakukan pengisian baterai pada berbagai gadget yang dibutuhkan seperti smartphone, powerbank, dan lain – lain. Rumahnya kini berjajar smartphone dan kabel extention untuk menunjang bisnis saat banjir tersebut.

Selain jasa listrik, usaha yang laris manis diserbu untuk bisnis banjir adalah warung penyedia makanan. Hal ini terbukti di sebelah jasa charge smartphone tersebut, bisnis makanan sangat laris diserbu. Bisnis makanan ramai diserbu juga karena banyak warga yang terjebak banjir, entah posisi tidak bisa masuk ke rumah, atau mengungsi dari rumahnya yg sulit untuk diakses. Karena tidak bisa memasak makanan sendiri, mereka memutuskan untuk membeli makanan pada warung sekitar dan pada daerah tersebut, hanya warung makan di sebelah bisnis listrik yang masih buka.

Sumber : www.merdeka.com created by Imam Buhori

Sebagai pebisnis, memang sangat diperlukan untuk lebih jeli dalam melihat berbagai peluang. Tentu kita tidak berharap bahwa bencana akan datang, dan tidak menginginkan hal buruk seperti banjir terjadi. Namun, jika memang terjadi,tidak adal salahnya untuk menolong warga sekaligus mencari penghasilan tambahan atau bisnis karena mereka juga membutuhkan  banyak hal.

Meskipun bantuan dari pemerintah juga disediakan, terkadang masyarakat yang terkena dampak banjir pun memerlukan secara lebih beberapa hal dasar seperti hiburan dalam smartphone, makan makanan lebih untuk dibawa atau persediaan bantuan yang kurang, dan lain – lainnya, yang pada akhirnya membuat mereka mencari akses untuk aliran listrik dan rumah makan seadanya.

Pada area Cengkareng tersebut, minimal terdapat 50 keluarga yang tidak mendapatkan akses masuk ke tempat tinggal mereka karena masih tergenang oleh banjir. Lalu, bagaimana kalian Sobat UKM? Apakah sekitar tempat tinggak kalian tergenang banjir yang pada akhirnya membuat warga yang tinggal harus pindah dan mengungsi? Jika iya, sangat bisa dipraktekkan lho bisnis – bisnis di atas. Jadi selain membantu mereka, juga kalian dapat menghasilkan uang tambahan sehingga dapat terjadi simbiosis mutualiasme yang saling menguntungkan. Selamat mencoba tips bisnis banjir di atas kawan – kawan!

 

Share With:
Rate This Article
avatar